Allahumma 'anta-ssalam wa minka-ssalam Tabarakta Rabana Ya Dhal Jalalil Wal-'ikram, Rabbana Taqabbal Minna Innaka 'Anta-ssami^ul ^alim, Wa Tub ^Alayna innaka'Antat-Tawaubur-Rahim, Rabana 'Atina fid-Dunya Hassanah, wa fil-'Akhirati Hasanah, wa Qina ^Adhaban-Nar, Rabana Hab lana min 'azwajina wa dhuriyatina qurrata A^yunin waj^alna lilmuttaqina Imama, Wa subhana rabika Rabul-^izzati ^amma yasifoon, wa salamun ^alalmursaleen, wal-Hamdulillahi Rabil-^alameen.
Allahumma inni 'abduka, ibnu 'abdika, ibnu amatika, naasiyati biyadika, maadhin fiyya hukmuka, 'adhlun fiyya qadha'uka asaluka bi kulli ismin huwa laka, sammaita bihi nafsaka, aw an-zaltahu fi kitabika, aw'allamtahu ahadan min khalqika, awista'tharta bihi fi 'ilmil-ghaibi 'indaka, an taj'alal-Qur' ana Rabbi'a qalbi, wa nura sadri, wa jalaa'a huzni, wa dhahaba

Saturday, February 20, 2010

KATA-KATA HIKMAH










SAYIDINA ABU BAKAR







1.Sesungguhnya seorang hamba itu bila merasa ujub krn suatu perhiasan dunia, niscaya Allah akan murka kepadanya hingga dia melepaskan perhiasan itu.
2. Semoga aku menjadi pohon yang ditebang kemudian digunakan.
3. Dia berkata kpd para sahabat,"Sesungguhnya aku telah mengatur urusan kamu, ttp aku bukanlah org yg paling baik di kalangan kamu maka berilah pertolongan kpdku. Kalau aku bertindak lurus maka ikutilah aku ttp kalau aku menyeleweng maka betulkan aku!" SAYIDINA






UMAR BIN KHATTAB :
1. Jika tidak karena takut dihisab, sesungguhnya aku akan perintahkan membawa seekor kambing, kemudian dipanggang untuk kami di depan pembakar roti.
2. Barangsiapa takut kepada Allah SWT niscaya tidak akan dapat dilihat kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia- sia apa yang dia kehendaki.
3. Wahai Tuhan, janganlah Engkau jadikan kebinasaan umat Muhammad SAW di atas tanganku. Wahai Tuhanku, umurku telah lanjut dan kekuatanku telah lemah. Maka genggamkan (matikan) aku untukMu bukan untuk manusia.







SAYIDINA ALI KARAMALLAHUWAJHAH:
1. Cukuplah bila aku merasa mulia karena Engkau sebagai Tuhan bagiku dan cukuplah bila aku bangga bahwa aku menjadi hamba bagiMu. Engkau bagiku sebagaimana yang aku cintai, maka berilah aku taufik sebagaimana yang Engkau cintai.
2. Hendaklah kamu lebih memperhatikan tentang bagaimana amalan itu diterima daripada banyak beramal, karena sesungguhnya terlalu sedikit amalan yang disertai takwa. Bagaimanakah amalan itu hendak diterima?
3. Janganlah seseorang hamba itu mengharap selain kepada Tuhannya dan janganlah dia takut selain kepada dosanya.
4. Tidak ada kebaikan ibadah yang tidak ada ilmunya dan tidak ada kebaikan ilmu yang tidak difahami dan tidak ada kebaikan bacaan kalau tidak ada perhatian untuknya.







UMAR AZIZ:







1. Orang yang bertakwa itu dikekang.
2. Sesungguhnya syubhat itu pada yang halal.
3. Kemaafan yang utama itu adalah ketika berkuasa.







SUFFIAN AS THAURI:




1. Tidak ada ketaatan bagi kedua ibu-bapak pada perkara syubhat.
2. Sesungguhnya seorang lelaki itu berharta bila dia zuhud di dunia, dan sesungguhnya seorang itu adalah fakir bila dia gemar pada dunia.
3. Menuntut ilmu lebih utama daripada shalat sunat.







IMAM AS SHAFIE
1. Barangsiapa menghendaki akhirat wajib baginya ikhlas pada ilmu.
2. Tidak ada sesuatu yang lebih indah pada ulama kecuali dengan kefakiran dan mencukupi dengan apa yang ada serta redha dengan keduanya.
3. Hendaklah kamu berilmu pengetahuan sebelum kamu menjadi ketua, sebab sesudah kamu menjadi ketua, tidak ada jalan lagi bagimu untuk mencari pengetahuan.
4. Orang yang berakal itu adalah orang yang akalnya dapat mengawal segala sifat-sifat mazmumah (sifat keji).
5. Barangsiapa yang menyukai bila Allah menutupinya dengan kebaikan maka hendaklah dia bersangka baik terhadap manusia.










IMAM MALIK:




1. Ilmu itu bukanlah dengan membanyakkan riwayat tetapi ilmu itu adalah cahaya yang Allah letakkan dalam hati.
2. Apabila seseorang itu memuji dirinya maka hilanglah cahayanya.
3. Wajib bagi orang yang menuntut ilmu untuk memiliki kebesaran, ketenangan dan ketakutan.










IMAM ABU HANIFAH:
1. Tidak sekalipun aku shalat kecuali aku doakan untuk guruku Hammad dan juga mereka yang pernah mengajarku serta mereka yang pernah aku ajar. (murid-muridnya).
2. Aku telah 50 tahun bergaul dengan manusia. Tidak kudapati seorangpun yang mengampunkan kesalahanku. Tidak ada yang menghubungi aku ketika aku memutuskan hubungan dengannya. Tidak ada yang menutup keaibanku dan aku tidak akan merasa aman darinya bila dia murka kepadaku. Maka yang lebih mereka bimbangkan adalah perkara yang besar-besar.
3. Telah sampai berita kepadaku, bahwa tidak ada yang lebih mulia daripada seorang alim yang warak.







IMAM AHMAD:
Jangan kamu mengambil ilmu dari orang yang mengambil benda dunia di atas ilmunya.
SUFFIAN BIN UYAINAH:
1. Dua perkara yg susah sekali utk mengobatinya yaitu meninggalkan loba (tamak) utk manusia dan mengikhlaskan amal untuk Allah.
2. Siapa yang ditambah akalnya maka kuranglah rezekinya.
3. Zuhud di dunia itu adalah sabar dan menunggu-nunggu kedatangan mati.
4. Ilmu itu jika tidak memberi manfaat padamu maka akan memberi mudarat padamu.
5. Org yg menuntut ilmu tidak akan dianggap sbg org yg berakal hingga dia melihat dirinya lebih hina dari sekalian manusia.

PERIHAL SAHABAT:




Syarat2 bersahabat dalam Islam dan ciri2 sahabat sejati...jom jenguk,dan amalkanlah dalam melayari keindahan persahabatan sesama kita . 1.BERAKAL
Jangan anda bersahabat dengan orang yang jahil. Jangan anda berdamping dengannya. Berapa banyak orang jahil merosakkan org yang berbudi tidak berkawan, kerana ukuran orang yang bersahabat dilihat siapa sahabatnya. 2. BERAKHLAK MULIA
"Bagi hati dengan hati, menjadi bukti ketika ia bertaut”-Saidina Ali.K.W“Saudaramu yang sejati ialah siapa yang selalu bersamamu, yang sanggup berkorban demi kebahagiaanmu, kalau ada sesuatu yang menimpa ia sanggup meninggalkan sesiapa pun demi membantumu” 3. BAIK HATI
Sahabat yang sejati , hatinya bersih dan suci sepertimana wajah yang sentiasa senyum dan bersih diibaratkan yang penyayang dan sentiasa memberi nasihat berunsurkan kebaikkan. 4. ZUHUD







Apabila kamu melihatnya kamu akan segera mengingati Allah swt, merasa dekat dengan Allah. Apabila kamu melihat amalnya, kamu menjadi zuhud terhadap dunia. 5. BENAR
Sahabat yang bersifat benar sentiasa mendapat berkat apabila bersahabat. Tidak berprasangka yang tak baik dan tidak mengkhianati temannya.










SIFAT-SIFAT SAHABAT YANG BAIK:
1. Jika engkau berbuat bakti kepadanya, ia akan melindungimu.
2. Jika engkau rapatkan persahabatan dengannya, dia akan membalas baik persahabatanmu itu.
3. Jika engkau perlukan pertolongan daripadanya berupa wang dan sebagainya ia akan membantumu.
4. Jika engkau menghulurkan sesuatu kebaikan kepadanya, ia akan menerima dengan baik.
5. Jika ia mendapat sesuatu kabajikan (bantuan) daripadamu, ia akan menghargai atau menyebut kebaikanmu.
6. Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik daripadamu, ia akan menutupnya.
7. Jika engkau meminta sesuatu bantuan daripadanya, ia akan mengusahakannya.
8. Jika engkau berdiam diri (kerana malu hendak meminta), ia akan menanyakan kesusahanmu.
9. Jika datang sesuatu bencana menimpa dirimu, ia akan meringankan kesusahanmu(membuat sesuatu untuk menghilangkan kesusahan itu).
10. Jika engkau berkata kepadanya, nescaya ia akan membenarkanmu.
11. Jika engkau merancangkan sesuatu, nescaya ia akan membantumu Oleh yang demikian,maka ketahuilah kita syarat2 bersahabat dan bagaimana mencari sahabat yang betul2 dikatakan sahabat. Sabda Rasulullah s.a.w berbunyi,“ seseorang adalah dalam agama kekasihnya, maka hendaklah dilihat terlebih dahulu siapakah yang patut dijadikan kekasih (teman)”yang terakhir, antara hak2 sahabat ialah: “ Dua orang yang bersahabat dari kedua-duanya, maka yang lebih mencintai dan setia terhadap sahabatnya, itulah yang dicintai oleh Allah”. semoga sama-samalah kita insan yang dhaif lagi alpha tentang kewajipan dan tanggungjawab bersahabat dapat menjadi sahabat yang benar-benar sahabat...
Hakikatnya:

Setiap insan yang dilahirkan dikurniakan dengan keunikan masing-masing. Setiap insan juga mempunyai tujuan kewujudan masing-masing di dunia ini, dan salah satu tujuan itu, adalah untuk mengingatkan diri sendiri, betapa murninya hidup ini. Setiap kelemahan adalah tunggak kelebihan, dan setiap kelebihan, pasti ada kelemahan. Yang penting, adalah bagaimana seseorang itu menerima kelebihan itu, tanpa melihat kepada kelemahan yang datang bersama.

KATA-KATA HIKMAH







SAYIDINA ABU BAKAR
1.Sesungguhnya seorang hamba itu bila merasa ujub krn suatu perhiasan dunia, niscaya Allah akan murka kepadanya hingga dia melepaskan perhiasan itu.
2. Semoga aku menjadi pohon yang ditebang kemudian digunakan.
3. Dia berkata kpd para sahabat,"Sesungguhnya aku telah mengatur urusan kamu, ttp aku bukanlah org yg paling baik di kalangan kamu maka berilah pertolongan kpdku. Kalau aku bertindak lurus maka ikutilah aku ttp kalau aku menyeleweng maka betulkan aku!" SAYIDINA UMAR BIN KHATTAB :
1. Jika tidak karena takut dihisab, sesungguhnya aku akan perintahkan membawa seekor kambing, kemudian dipanggang untuk kami di depan pembakar roti.
2. Barangsiapa takut kepada Allah SWT niscaya tidak akan dapat dilihat kemarahannya. Dan barangsiapa takut pada Allah, tidak sia- sia apa yang dia kehendaki.
3. Wahai Tuhan, janganlah Engkau jadikan kebinasaan umat Muhammad SAW di atas tanganku. Wahai Tuhanku, umurku telah lanjut dan kekuatanku telah lemah. Maka genggamkan (matikan) aku untukMu bukan untuk manusia.
SAYIDINA ALI KARAMALLAHUWAJHAH:
1. Cukuplah bila aku merasa mulia karena Engkau sebagai Tuhan bagiku dan cukuplah bila aku bangga bahwa aku menjadi hamba bagiMu. Engkau bagiku sebagaimana yang aku cintai, maka berilah aku taufik sebagaimana yang Engkau cintai.
2. Hendaklah kamu lebih memperhatikan tentang bagaimana amalan itu diterima daripada banyak beramal, karena sesungguhnya terlalu sedikit amalan yang disertai takwa. Bagaimanakah amalan itu hendak diterima?
3. Janganlah seseorang hamba itu mengharap selain kepada Tuhannya dan janganlah dia takut selain kepada dosanya.
4. Tidak ada kebaikan ibadah yang tidak ada ilmunya dan tidak ada kebaikan ilmu yang tidak difahami dan tidak ada kebaikan bacaan kalau tidak ada perhatian untuknya.
UMAR AZIZ:
1. Orang yang bertakwa itu dikekang.
2. Sesungguhnya syubhat itu pada yang halal.
3. Kemaafan yang utama itu adalah ketika berkuasa.
SUFFIAN AS THAURI:
1. Tidak ada ketaatan bagi kedua ibu-bapak pada perkara syubhat.
2. Sesungguhnya seorang lelaki itu berharta bila dia zuhud di dunia, dan sesungguhnya seorang itu adalah fakir bila dia gemar pada dunia.
3. Menuntut ilmu lebih utama daripada shalat sunat.
IMAM AS SHAFIE
1. Barangsiapa menghendaki akhirat wajib baginya ikhlas pada ilmu.
2. Tidak ada sesuatu yang lebih indah pada ulama kecuali dengan kefakiran dan mencukupi dengan apa yang ada serta redha dengan keduanya.
3. Hendaklah kamu berilmu pengetahuan sebelum kamu menjadi ketua, sebab sesudah kamu menjadi ketua, tidak ada jalan lagi bagimu untuk mencari pengetahuan.
4. Orang yang berakal itu adalah orang yang akalnya dapat mengawal segala sifat-sifat mazmumah (sifat keji).
5. Barangsiapa yang menyukai bila Allah menutupinya dengan kebaikan maka hendaklah dia bersangka baik terhadap manusia.
IMAM MALIK:
1. Ilmu itu bukanlah dengan membanyakkan riwayat tetapi ilmu itu adalah cahaya yang Allah letakkan dalam hati.
2. Apabila seseorang itu memuji dirinya maka hilanglah cahayanya.
3. Wajib bagi orang yang menuntut ilmu untuk memiliki kebesaran, ketenangan dan ketakutan.
IMAM ABU HANIFAH:
1. Tidak sekalipun aku shalat kecuali aku doakan untuk guruku Hammad dan juga mereka yang pernah mengajarku serta mereka yang pernah aku ajar. (murid-muridnya).
2. Aku telah 50 tahun bergaul dengan manusia. Tidak kudapati seorangpun yang mengampunkan kesalahanku. Tidak ada yang menghubungi aku ketika aku memutuskan hubungan dengannya. Tidak ada yang menutup keaibanku dan aku tidak akan merasa aman darinya bila dia murka kepadaku. Maka yang lebih mereka bimbangkan adalah perkara yang besar-besar.
3. Telah sampai berita kepadaku, bahwa tidak ada yang lebih mulia daripada seorang alim yang warak.
IMAM AHMAD:
Jangan kamu mengambil ilmu dari orang yang mengambil benda dunia di atas ilmunya.
SUFFIAN BIN UYAINAH:
1. Dua perkara yg susah sekali utk mengobatinya yaitu meninggalkan loba (tamak) utk manusia dan mengikhlaskan amal untuk Allah.
2. Siapa yang ditambah akalnya maka kuranglah rezekinya.
3. Zuhud di dunia itu adalah sabar dan menunggu-nunggu kedatangan mati.
4. Ilmu itu jika tidak memberi manfaat padamu maka akan memberi mudarat padamu.
5. Org yg menuntut ilmu tidak akan dianggap sbg org yg berakal hingga dia melihat dirinya lebih hina dari sekalian manusia.

PERIHAL SAHABAT:
Syarat2 bersahabat dalam Islam dan ciri2 sahabat sejati...jom jenguk,dan amalkanlah dalam melayari keindahan persahabatan sesama kita . 1.BERAKAL
Jangan anda bersahabat dengan orang yang jahil. Jangan anda berdamping dengannya. Berapa banyak orang jahil merosakkan org yang berbudi tidak berkawan, kerana ukuran orang yang bersahabat dilihat siapa sahabatnya. 2. BERAKHLAK MULIA
"Bagi hati dengan hati, menjadi bukti ketika ia bertaut”-Saidina Ali.K.W“Saudaramu yang sejati ialah siapa yang selalu bersamamu, yang sanggup berkorban demi kebahagiaanmu, kalau ada sesuatu yang menimpa ia sanggup meninggalkan sesiapa pun demi membantumu” 3. BAIK HATI
Sahabat yang sejati , hatinya bersih dan suci sepertimana wajah yang sentiasa senyum dan bersih diibaratkan yang penyayang dan sentiasa memberi nasihat berunsurkan kebaikkan. 4. ZUHUD
Apabila kamu melihatnya kamu akan segera mengingati Allah swt, merasa dekat dengan Allah. Apabila kamu melihat amalnya, kamu menjadi zuhud terhadap dunia. 5. BENAR
Sahabat yang bersifat benar sentiasa mendapat berkat apabila bersahabat. Tidak berprasangka yang tak baik dan tidak mengkhianati temannya.
SIFAT-SIFAT SAHABAT YANG BAIK:
1. Jika engkau berbuat bakti kepadanya, ia akan melindungimu.
2. Jika engkau rapatkan persahabatan dengannya, dia akan membalas baik persahabatanmu itu.
3. Jika engkau perlukan pertolongan daripadanya berupa wang dan sebagainya ia akan membantumu.
4. Jika engkau menghulurkan sesuatu kebaikan kepadanya, ia akan menerima dengan baik.
5. Jika ia mendapat sesuatu kabajikan (bantuan) daripadamu, ia akan menghargai atau menyebut kebaikanmu.
6. Jika ia melihat sesuatu yang tidak baik daripadamu, ia akan menutupnya.
7. Jika engkau meminta sesuatu bantuan daripadanya, ia akan mengusahakannya.
8. Jika engkau berdiam diri (kerana malu hendak meminta), ia akan menanyakan kesusahanmu.
9. Jika datang sesuatu bencana menimpa dirimu, ia akan meringankan kesusahanmu(membuat sesuatu untuk menghilangkan kesusahan itu).
10. Jika engkau berkata kepadanya, nescaya ia akan membenarkanmu.
11. Jika engkau merancangkan sesuatu, nescaya ia akan membantumu Oleh yang demikian,maka ketahuilah kita syarat2 bersahabat dan bagaimana mencari sahabat yang betul2 dikatakan sahabat. Sabda Rasulullah s.a.w berbunyi,“ seseorang adalah dalam agama kekasihnya, maka hendaklah dilihat terlebih dahulu siapakah yang patut dijadikan kekasih (teman)”yang terakhir, antara hak2 sahabat ialah: “ Dua orang yang bersahabat dari kedua-duanya, maka yang lebih mencintai dan setia terhadap sahabatnya, itulah yang dicintai oleh Allah”. semoga sama-samalah kita insan yang dhaif lagi alpha tentang kewajipan dan tanggungjawab bersahabat dapat menjadi sahabat yang benar-benar sahabat...
Hakikatnya:

Setiap insan yang dilahirkan dikurniakan dengan keunikan masing-masing. Setiap insan juga mempunyai tujuan kewujudan masing-masing di dunia ini, dan salah satu tujuan itu, adalah untuk mengingatkan diri sendiri, betapa murninya hidup ini. Setiap kelemahan adalah tunggak kelebihan, dan setiap kelebihan, pasti ada kelemahan. Yang penting, adalah bagaimana seseorang itu menerima kelebihan itu, tanpa melihat kepada kelemahan yang datang bersama.

ALLAH SWT UJI ORANG BERIMAN




Kadang-kadang hati kecil ku berkata-kata, mengapakah aku ini diuji oleh Allah SWT sehingga kadang-kadang rasa kecewa dan putus asa dengan hidup ini. Hidup hanya sederhana, cukup makan sahaja walaupun telah berusaha dengan bersungguh-sungguhnya. Bila tengok kawan atau saudara yang berjaya dan senang lenang walaupun mereka ini bukanlah dalam kumpulan orang yang beriman, kaki .....Pe, Kaki....Ju...dan macam-macam lagi, tapi berjaya dalam hidup, berkereta mewah, mempunyai rumah yang besar dan melancung bila hujung minggu.
Tertanya pada diri ku sendiri, "adakah doa mereka ini lebih baik berbanding dengan doa ku ini". ataupun Allah SWT hanya memberi mereka ini kebaikan di dunia sahaja?
Sebenarnya Allah SWT suka menguji hambanya yang bersabar dan beriman kerana ganjarannya kita tidak tahu...mungkin aku akan memperolehi kesenangan pada suatu hari nanti.
Jadi disini aku serahkan diri dan hidup ku ini bulat-bulat kepada Allah SWT kerana dia lah yang menentukkan segalanya dalam hidup ku ini. Semuga aku mendapat "Kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat".
-----------------------------------------------------------------------
Sheikh Sya'rawi berkata : Sesungguhnya iman bukan semata-mata ucapan tetapi memerlukan ujian untuk menthabitkan bahawa kamu diuji dan berjaya dalam ujian. Fitnah merupakan ujian, justeru jangan menyangka masalah berlaku secara mudah dengan hanya berkata kami membawa dakwah kebenaran.
Ayat ke-142
Firman Allah SWT yang bermaksud:Adakah kamu menyangka bahawa kamu akan masuk syurga padahal belum lagi nyata kepada Allah (wujudnya) orang-orang yang berjihad (yang berjuang dengan bersungguh-sungguh) di antara kamu, dan (belum lagi) nyata (wujudnya) orang-orang yang sabar (tabah dan cekal hati dalam perjuangan)?
Iktibar dan fiqh ayat
i. Muhammad Quraish Shihab berkata: "Peristiwa perang Uhud banyak memberi pengajaran kepada umat Islam.
"Apa yang berlaku banyak hikmahnya antaranya memberi peluang kepada kaum Muslimin untuk muhasabah dan merapatkan saf perpaduan dan perjuangan.
"Ia juga ujian kepada kaum Muslimin dalam perjuangan mengejar syahid dan syurga".
ii. Hamka berkata: "Sebagai guru yang dijelaskan peranannya, menjadi satu harapan kepada kita semua untuk meneruskan setiap peninggalan daripada mereka.
"Banyak yang bersuara lantang, berfatwa menyuruh orang berjuang dan bersabar.
"Sangat mudah untuk berkata sedemikian sebelum mereka menyaksikan sendiri betapa payahnya berjuang dan pahitnya untuk bersabar".
iii. Al-Sonhadji berkata: "Sesungguhnya memerangi hawa nafsu untuk menunaikan hak-hak Allah dan hak-hak manusia amatlah berat memikulnya.
"Namun jika menang dalam perjuangan itu, ganjaran yang akan diperolehi ialah mendapat kemenangan dan kejayaan di dunia ini, dan mendapat ganjaran di akhirat dengan memperolehi syurga jannatunna'im".
Ayat ke-143
Firman Allah SWT yang bermaksud: Dan sesungguhnya kamu telah mengharap-harapkan mati Syahid (dalam perang Sabil) sebelum kamu menghadapinya. maka sesungguhnya kamu (sekarang) telahpun menyaksikannya dan kamu sedang melihatnya (dengan mata kepala sendiri).
Iktibar dan fiqh ayat
i. Ibn Kathir berkata: "Kamu orang yang beriman begitu bersemangat untuk bertempur dengan musuh sebelum hari ini. Sedangkan apabila bertemu dengan mereka kamu bimbang pula".
ii. Al-Qurtubi berkata: "Ayat ini menjadi celaan bagi mereka yang kalah lebih-lebih lagi yang menggesa Nabi SAW supaya keluar daripada Madinah dalam peperangan Uhud.
"Walaupun begitu, ditegaskan di sini ada di kalangan orang yang beriman yang memohon daripada Allah supaya dikurniakan syahid dan mereka memohon kesabaran untuk berjihad sekalipun membawa kepada kematian".
iii. Al-Alusi berkata: "Ayat ini ditujukan kepada kumpulan orang yang beriman yang tidak menyertai perang Badar kerana tidak menyangka berlakunya peperangan".
iv. Muhammad Quraish Shihab berkata: "Mereka dikecam kerana berpaling dari pertemuan dengan musuh ketika diberikan kesempatan.
"Dalam satu riwayat Rasulullah SAW mengingatkan: Wahai manusia, janganlah mengharapkan pertemuan dengan musuh (peperangan), mohonlah perlindungan Allah SWT dan bersabarlah apabila bertemu mereka. Sesungguhnya syurga di bawah bayang-bayang dan naungan pedang".
v. Al-Sonhadji berkata: "Ayat ini ditujukan kepada orang-orang yang berjuang dalam medan perang Uhud.
"Yang demikian itu ialah kerana ramai sahabat Nabi SAW yang tidak turut serta dalam peperangan Badar, ingin benar hendak keluar menerpa musuh yang telah berkhemah menunggu di luar bandar Madinah, dengan harapan mereka dapat mengalahkan musuh dan di samping itu memperoleh pula keuntungan seperti orang-orang yang bertempur di medan perang Badar dahulu".
Ketahuilah saudaraku, syurga Allah SWT nilainya amat tinggi dan mahal. Justeru, marilah sama-sama kita melaksanakan perintah-Nya dan meninggalkan larangan-Nya untuk melayakkan kita memasuki syurga-Nya. Amin

Monday, February 01, 2010

ermm

Undergoing MyBlogLog Verification

10 PERKARA YANG SIA-SIA

SUFYAN ats-Tsauri, seorang ulama hadis yang terkemuka, menyatakan ada 10 perkara yang termasuk dalam kategori sia-sia, iaitu:

1. Lelaki atau wanita yang berdoa untuk dirinya sendiri, tetapi tidak dimohonkannya doa untuk ibu bapanya sendiri dan kaum Muslimin.

2. Orang yang sering membaca al-Quran, tetapi tidak membaca secara tertib hingga 100 ayat setiap hari.

3. Lelaki yang masuk ke dalam masjid, kemudian dia keluar kembali dari masjid tanpa mengerjakan solat tahyatul masjid.

4. Orang yang melewati tanah perkuburan, tetapi tidak mengucapkan salam kepada penghuni kubur dan tidak mendoakan untuk keselamatan arwah mereka.

5. Lelaki yang masuk pada hari Jumaat ke suatu kota, kemudian dia keluar dari kota itu tanpa mengerjakan solat Jumaat berjemaah.

6. Lelaki atau wanita yang tinggal dalam suatu lingkungan dengan seorang ulama, tetapi dia tidak mempergunakan kesempatan itu untuk menambah ilmu.

7. Dua lelaki yang bersahabat, tetapi mereka tidak saling menanyakan keadaan masing-masing dan keluarganya.

8. Lelaki yang mengundang seseorang menjadi tetamunya, tetapi tidak diacuhkan dan tidak dilayani tetamunya itu.

9. Pemuda yang menjadikan zaman mudanya berlalu begitu saja tanpa memanfaatkan waktu berharga untuk menuntut ilmu dan meningkatkan budi pekerti.

10. Orang yang tidak menyedari tetangganya yang merintih lantaran kelaparan, sedang dia sendiri makan kekenyangan di dalam rumah.

6 PERKARA ALLAH SWT SEMBUNYIKAN

Allah SWT selesai menciptakan Jibrail as dengan bentuk yang cantik, dan Allah menciptakan pula baginya 600 sayap yang panjang , sayap itu antara timur dan barat (ada pendapat lain menyatakan124, 000 sayap). Setelah itu Jibrail as memandang dirinya sendiri dan berkata:


"Wahai Tuhanku, adakah engkau menciptakan makhluk yang lebih baik daripada aku?."

Lalu Allah swt berfirman yang bermaksud.. "Tidak"

Kemudian Jibrail as berdiri serta solat dua rakaat kerana syukur kepada Allah swt. dan tiap-tiap rakaat itu lamanya 20,000 tahun.

Setelah selesai Jibrail as solat, maka Allah SWT berfirman yang bermaksud.


"Wahai Jibrail, kamu telah menyembah aku dengan ibadah yang bersungguh-sungguh, dan tidak ada seorang pun yang menyembah kepadaku seperti ibadat kamu, akan tetapi di akhir zamannanti akan datang seorang nabi yang mulia yang paling aku cintai, namanya Muhammad."

Dia mempunyai umat yang lemah dan sentiasa berdosa, sekiranya mereka itu mengerjakan solat dua rakaat yang hanya sebentar sahaja, dan mereka dalam keadaan lupa serta serba kurang, fikiran mereka melayang bermacam-macam dan dosa mereka pun besar juga. Maka demi kemuliaannKu dan ketinggianKu, sesungguhnya solat mereka itu aku lebih sukai dari solatmu itu. Kerana mereka mengerjakan solat atas perintahKu, sedangkan kamu mengerjakan solat bukan atas perintahKu."

Kemudian Jibrail as berkata: "Ya Tuhanku, apakah yang Engkau hadiahkan kepada mereka sebagai imbalan ibadat mereka?"

Lalu Allah berfirman yang bermak! sud. "Ya Jibrail, akan Aku berikan syurga Ma'waa sebagai tempat tinggal..."

Kemudian Jibrail as meminta izin kepada Allah untuk melihat syurga Ma'waa.

Setelah Jibrail as mendapat izin dari Allah SWT maka pergilah Jibrail as dengan mengembangkan sayapnya dan terbang, setiap dia mengembangkan dua sayapnya dia boleh menempuh jarak perjalanan 3000 tahun, terbangla malaikat jibrail as selama 300 tahun sehingga ia merasa letih dan lemah dan akhirnya dia turun singgah berteduh di bawah bayangan sebuah pohon dan dia sujud kepada Allah SWT lalu ia berkata dalam sujud:

"Ya Tuhanku apakah sudah aku menempuh jarak perjalanan setengahnya, atau sepertiganya, atau seperempatnya? "

Kemudian Allah swt berfirman yang bermaksud. "Wahai Jibrail, kalau kamu dapat terbang selama 3000 tahun dan meskipun aku memberikan kekuatan kepadamu seperti kekuatan yang engkau miliki, lalu kamu terbang seperti yang telah kamu lakukan, nescaya kamu tidak akan sampai kepada sepersepuluh dari beberapa perpuluhan yang telah kuberikan kepada umat Muhammad terhadap imbalan solat dua rakaat yang mereka kerjakan.... ."

Marilah sama2 kita fikirkan dan berusaha lakukan... Sesungguhnya Allah S.W.T telah menyembunyikan enam perkara iaitu :

1. Allah S.W.T telah menyembunyikan redhaNya dalam taat.


2. Allah S.W.T telah menyembunyikan murkaNya di dalam maksiat.

3. Allah S.W.T telah menyembunyikan nama-Nya yang Maha Agung di dalam Al-Quran.

4. Allah S.W.T telah menyembunyikan Lailatul Qadar di dalam bulan Ramadhan.

5. Allah S.W.T telah menyembunyikan solat yang paling utama di dalam solat (yang lima waktu).

6. Allah S.W.T telah menyembunyikan (tarikh terjadinya) hari kiamat di dalam semua hari.

Semoga kita mendapat berkat daripada ilmu ini. Wallahualam

Sebarkan cerita ini kepada saudara Muslim Muslimat yang lain agar menjadi renungan dan pelajaran kepada kita semua. Ilmu yang bermanfaat ialah salah satu amal yang berkekalan bagi orang yang mengajarnya meskipun dia sudah meninggal dunia...

PESANAN UNTUK WANITA DAN LELAKI

WANITA.



Akal senipis rambut, tebalkan dengan ilmu, Hati serapuh kaca, kuatkan dengan Iman,

Perasaan selembut sutera, hiasi dengan akhlak


LELAKI.



Jangan harapkan ketaatan wanita, tetapi binalah kepimpinan, Jinakkan diri dengan Allah, akan jinaklah segala pimpinan, Jangan mengharap isteri sebaik Siti Fatimah kalau peribadi belum sehebat Saidina Ali.

10 ORANG YANG SOLATNYA TIDAK DITERIMA ALLAH

Sabda Rasulullah saw yang bermaksud: “Sesiapa yang memelihara solat, maka solat itu petunjuk dan jalan selamat dan barang siapa yang tidak memelihara solat maka sesungguhnya solat itu tidak menjadi cahaya dan juga tidak menjadi petunjuk dan jalan selamat baginya”.

Rasulullah saw juga telah bersabda yang bermaksud: “10 orang yang solatnya tidak diterima oleh Allah s.w.t ialah:

1. Orang lelaki yang solat sendirian tanpa membaca sesuatu.

2, Orang lelaki yang mengerjakan solat tetapi tidak mengeluarkan zakat.

3. Orang lelaki yang minum arak tanpa meninggalkannya (taubat).

4. Orang lelaki yang menjadi imam padahal orang yang menjadi makmum membencinya.

5, Anak lelaki yang melarikan diri dari rumah tanpa izin kedua ibu bapanya.

6. Orang perempuan yang suaminya marah / menegur kepadanya lalu si isteri memberontak.

7. Imam atau pemimpin yang sombong dan zalim serta menganiaya.

8. Orang perempuan yang tidak menutup aurat.

9. Orang yang suka makan riba.

10. Orang yang solatnya tidak dapat menahannya dari melakukan perbuatan keji dan mungkar. Sabda Rasulullah yang bermaksud: “Barang siapa yang solatnya tidak dapat menahan daripada melakukan perbuatan keji dan mungkar, maka sesungguhnya solatnya itu hanya menambahkan kemungkaran Allah s.w.t dan jauh dari Allah s.w.t.”

MANDI BIAR BETUL

MANDI WAJIB - NAMPAK MUDAH TAPI PENTING


Mandi wajib nampak mudah. Namun perkara ini sangat penting, kerana ia menjadi asas kepada keberkesanan dalam amalan kita.


Mandi wajib merupakan perkataan yang mudah disebut, tetapi jangan terkejut jika dikatakan ramai umat Islam di dalam masyarakat kita yang tidak sah mandi wajibnya kerana tidak melakukannya dengan betul.

Untuk melakukan mandi wajib yang betul, seseorang itu tidak boleh melakukannya dengan hanya mandi secara berdiri atau duduk mencangkung sahaja. Sebaliknya, ia mesti dilakukan dalam kedua-dua keadaan bagi membolehkan seseorang itu meratakan air ke seluruh anggota badannya yang zahir.

Penolong Pengarah Bahagian Dakwah, Jabatan Kemajuan Islam Malaysia (JAKIM), Uztaz Haji Mat Jais Kamos, 49, menegaskan, bagaimanapun, berdasarkan pengalamannya sebagai bekas kadi di Pejabat Agama Islam Gombak Timur dan penceramah, didapati ramai di kalangan umat Islam yang tidak mengetahui perkara ini.

“Akibatnya, mandi wajibnya menjadi tidak sah kerana tidak memenuhi salah satu rukun mandi wajib iaitu meratakan air keseluruh anggota badan yang zahir. Apabila mandi wajib tidak sah, ibadat yang dilakukan oleh seseorang itu juga turut tidak sah. Itulah akibatnya jika tidak melakukan mandi wajib dengan betul,” tegas beliau ketika ditemui di rumahnya di Taman Sri Keramat Kuala Lumpur.

Mandi wajib yang juga sebagai mandi junub atau janabah tidak boleh dipandang ringan oleh umat islam. Setiap orang yang melakukannya mestilah mengetahui dan memenuhi rukun-rukunnya. Jika tidak mandi wajib seseorang itu tidak akan sah.

Rukun mandi wajib ada 3 perkara:

Pertama, niat.

Kedua, menghilangkan najis di badan.

Ketiga, meratakan air keseluruh anggota badan yang zahir.



Niat mandi wajib: “Sahaja aku mengangkat hadas besar kerana Allah Taala.”

Atau “Sahaja aku mandi wajib kerana Allah Taala.”

Niat itu di dalam hati dan ia hendaklah disertakan ketika air sampai ke mana-mana bahagian anggota badan.

Bagi perempuan yang habis haid, niat mandi wajib ialah:

“Sahaja aku mengangkat hadas haid kerana Allah Taala.”

Manakala bagi perempuan yang habis nifas, niat mandi wajibnya ialah:

”Sahaja aku mengangkat hadas nifas kerana Allah Taala”.

Mengenai rukun mandi wajib yang kedua, iaitu menghilangkan najis yang ada pada badan, menurut Ustaz Haji Mat Jais, menurut Imam Nawawi, jika kita ada najis di badan, najis itu boleh dibasuh serentak dengan mandi wajib. Ertinya membasuh najis dengan mandi itu boleh disekalikan.

Sementara rukun mandi wajib yang ketiga, iaitu meratakan air ke seluruh anggota badan yang zahir, meliputi kulit, rambut dan bulu yang ada di badan, sama ada bulu yang jarang atau lebat. Jika rambut seseorang itu ditocang atau disanggul, sekiranya air tidak dapat sampai ke dalamnya, tocang atau sanggul itu wajiblah dibuka. Bulu dalam lubang hidung pula, tidak wajib dibasuh kerana dianggap batin. Tetapi sekiranya bulu di dalam hidung itu bernajis, ia wajiblah dibasuh.

Mengenai kuku pula, jika di dalam kuku ada kotoran yang boleh menghalang air sampai ke badan khususnya di bahagian bawah kuku, kotoran itu wajiblah dibuang. Membuang kotoran di dalam kuku itu pula boleh dilakukan ketika sedang mandi.

Tentang rambut yang diwarnakan pula selain inai, inilah yang rumitnya. Sebenarnya jika rambut seseorang itu diwarnakan dengan pewarna selain inai, mandi wajib seseorang itu tidak sah. Oleh itu, seseorang yang mewarnakan rambutnya dengan pewarna selain inai, jika dia hendak mandi wajib, dia mestilah membuang pewarna pada rambutnya terlebih dahulu. Tetapi untuk membuang pewarna itu pula bagaimana?

Inilah yang rumitnya. Sedangkan pewarna pada rambut itu sebenarnya tidak boleh dibuang begitu mudah.

Yang menyebabkan mandi wajib orang yang menggunakan pewarna pada rambutnya tidak sah kerana pewarna itu akan menyalut rambutnya yang menghalang air sampai ke rambut. Ini berbeza dengan inai. Inai sebenarnya akan meresap ke rambut, tetapi pewarna pula akan menyalut rambut menyebabkan air terhalang untuk sampai ke rambut.

Tetapi dalam hal ini, jangan pula ada yang salah faham. Sebenarnya pewarna itu jika dikeluarkan sijil halal oleh JAKIM dan sekiranya pewarna itu tidak bernajis, bukanlah bermaksud menjadi tidak sah. Dalam hal ini, sukalah saya menyatakan bahawa sembahyang dan mandi wajib itu berbeza. Jadi, mestilah dipandang dari sudut yg berbeza.

Dalam hal ini juga, sukalah saya menyatakan, huraian mengenai rukun mandi wajib seperti yang telah saya nyatakan ini adalah merupakan perbezaan sah atau tidak mandi wajib. Jadi, ia perlulah diberikan perhatian yang lebih oleh umat Islam.

Mengenai sebab-sebab seseorang itu wajib mandi wajib pula, Ustaz Haji Mat Jais menegaskan, sebab-sebabnya terdiri daripada 6 sebab. 3 sebab melibatkan lelaki dan perempuan iaitu kerana bersetubuh walaupun tidak keluar air mani, keluar air mani dan mati. Manakala 3 sebab lagi hanya melibatkan kaum perempuan sahaja, iaitu keluar darah haid, nifas dan melahirkan anak (wiladah).

Mandi wajib boleh dilakukan di mana-mana dengan menggunakan air mutlak sama ada air telaga, air paip, sungai, laut dan tasik.

Bagi pasangan suami isteri yang bersetubuh pula, mereka tidak semestinya mandi selepas bersetubuh, tetapi diwajibkan mandi ketika ingin beribadat. Selepas bersetubuh pula, jika ia dilakukan pada waktu malam, jika tidak mahu mandi wajib, seelok-eloknya ambillah wuduk sebelum tidur itu adalah sunat, manakala tidak berwuduk sebelum tidur adalah makruh.

Artikel di ambil dari laman :http://soleh.net/2008/01/22/mandi-wajib-nampak-mudah-tapi-penting/

ANDAKAH LELAKI DAYUS? 0 comments

Bila aku terbaca artikel ini baru aku benar-benar faham tentang apa itu "LELAKI DAYUS". Jadi janganlah kita pandang ringan perkara ini yang kita tak sedari atau sedari menyebabkan kita dilaknati oleh Allah SWT.

Terima kasih kepada saudara Ustaz Zaharuddin Abdul Rahman kerana selama ini rupanya aku juga dikeliling oleh ramai lelaki dayus yang aku tak sedari dan kali ini aku akan menasihati mereka dan bertindak bukan menjadi "hero" tetapi kerana menjadi tanggungjawabku.

Bacalah wahai Kaum LELAKI!. Jika selama ini anda berbangga dengan anak atau isteri anda menjadi penyanyi terkenal ataupun telah membiar anak anda dengan teman lelakinya disebabkan anda buta dengan kejahilan anda. Maka jangan jadi lelaki dayus lagi.. selepas membaca artikel ini.

----------------------------------------------------------------------

Suami dan tanggungjawab mereka terhadap isteri mereka dan anak-anak perempuan mereka.

Sebenarnya, bab ini agak panjang kerana terlalu banyak tanggung jawab suami dan ayah terhadap ahli keluarganya. Cuma bagi memudahkan kefahaman, tulisan ringkas ini akan fokus kepada satu isu terlebih dahulu. Iaitu siapa itu lelaki dayus yang dimaksudkan oleh Nabi SAW tidak akan masuk syurga.

Nabi SAW bersabda :-

ثلاثة لا ينظر الله عز وجل إليهم يوم القيامة: العاق لوالديه، والمترجلة، والديوث. رواه أحمد والنسائي

Ertinya : Tiga golongan yang Allah tidak akan melihat (bermakna tiada bantuan dari dikenakan azab) mereka di hari kiamat : Si penderhaka kepada ibu bapa, si perempuan yang menyerupai lelaki dan si lelaki DAYUS" ( Riwayat Ahmad & An-Nasaie: Albani mengesahkannya Sohih : Ghayatul Maram, no 278 )

Dalam sebuah hadith lain pula :

ثلاثةٌ قد حَرّمَ اللهُ - تَبَارَكَ وَتَعَالَى - عليهم الجنةَ : مُدْمِنُ الخمر ، والعاقّ ، والدّيّوثُ الذي يُقِرُّ في أَهْلِهِ الخُبْثَ . رواه أحمد والنسائي .

Ertinya : Tiga yang telah Allah haramkan baginya Syurga : orang yang ketagih arak, si penderhaka kepada ibu bapa dan Si Dayus yang membiarkan maksiat dilakukan oleh ahli keluarganya" ( Riwayat Ahmad )

Malah banyak lagi hadith-hadith yang membawa makna yang hampir dengan dua hadith ini. Secara ringkasnya, apakah dan siapakah lelaki dayus?



ERTI DAYUS

Dayus telah disebutkan dalam beberapa riwayat athar dan hadith yang lain iaitu :-

1) Sabda Nabi : -

وعن عمار بن ياسر عن رسول الله قال ثلاثة لا يدخلون الجنة أبدا الديوث والرجلة من النساء والمدمن الخمر قالوا يا رسول الله أما المدمن الخمر فقد عرفناه فما الديوث قال الذي لا يبالي من دخل على أهله

Ertinya : Dari Ammar bin Yasir berkata, ia mendengar dari Rasulullah SAW berkata : " Tiga yang tidak memasuki syurga sampai bila-bila iaiatu Si DAYUS, si wanita yang menyerupai lelaki dan orang yang ketagih arak" lalu sahabat berkata : Wahai Rasulullah, kami telah faham erti orang yang ketagih arak, tetapi apakah itu DAYUS? , berkata nabi : "IAITU ORANG YANG TIDAK MEMPERDULIKAN SIAPA YANG MASUK BERTEMU DENGAN AHLINYA (ISTERI DAN ANAK-ANAKNYA) - ( Riwayat At-Tabrani ; Majma az-Zawaid, 4/327 dan rawinya adalah thiqat)

Dari hadith di atas, kita dapat memahami bahawa maksud lelaki DAYUS adalah si suami atau bapa yang langsung tiada perasaan risau dan ambil endah dengan siapa isteri dan anaknya bersama, bertemu, malah sebahagiannya membiarkan sahaja isterinya dan anak perempuannya dipegang dan dipeluk oleh sebarangan lelaki lain.



2) Pernah juga diriwayatkan dalam hadith lain, soalan yang sama dari sahabat tentang siapakah dayus, lalu jawab Nabi:-

قالوا يا رسول الله وما الديوث قال من يقر السوء في أهله

Ertinya : Apakah dayus itu wahai Rasulullah ?. Jawab Nabi : Iaitu seseorang ( lelaki) yang membiarkan kejahatan ( zina, buka aurat, bergaul bebas ) dilakukan oleh ahlinya ( isteri dan keluarganya)

Penerangan Ulama Tentang Lelaki Dayus

Jika kita melihat tafsiran oleh para ulama berkenaan istilah Dayus, ia adalah seperti berikut :-

هو الذي لا يغار على أهله

Ertinya : "seseorang yang tidak ada perasaan cemburu (kerana iman) terhadap ahlinya (isteri dan anak-anaknya) (An-Nihayah,2/147 ; Lisan al-Arab, 2/150)

Imam Al-‘Aini pula berkata : "Cemburu lawannya dayus" ( Umdatul Qari, 18/228 )

Berkata pula An-Nuhas :

قال النحاس هو أن يحمي الرجل زوجته وغيرها من قرابته ويمنع أن يدخل عليهن أو يراهن غير ذي محرم

Ertinya : cemburu ( iaitu lawan kepada dayus ) adalah seorang lelaki itu melindungi isterinya dan kaum kerabatnya dari ditemui dan dilihat (auratnya) oleh lelaki bukan mahram " (Tuhfatul Ahwazi, 9/357)

Disebut dalam kitab Faidhul Qadir :

فكأن الديوث ذلل حتى رأى المنكر بأهله فلا يغيره

Ertinya : Seolah-olah takrif dayus itu membawa erti kehinaan (kepada si lelaki) sehingga apabila ia melihat kemungkaran (dilakukan) oleh isteri dan ahli keluarganya ia tidak mengubahnya" ( Faidhul Qadir, 3/327 )

Imam Az-Zahabi pula berkata :-

فمن كان يظن بأهله الفاحشة ويتغافل لمحبته فيها فهو دون من يعرس عليها ولا خير فيمن لا غيرة فيه

Ertinya : Dayus adalah sesiapa yang menyangka ( atau mendapat tanda) bahawa isterinya melakukan perkara keji ( seperti zina) maka ia mengabaikannya kerana CINTAnya kepada isterinya , maka tiada kebaikan untuknya dan tanda tiada kecemburuan ( yang diperlukan oleh Islam) dalam dirinya" ( Al-Kabair, 1/62 )

Imam Ibn Qayyim pula berkata :-

قال ابن القيم وذكر الديوث في هذا وما قبله يدل على أن أصل الدين الغيرة من لا غيرة له لا دين له فالغيرة تحمي القلب فتحمى له الجوارح فترفع السوء والفواحش وعدمها يميت القلب فتموت الجوارح فلا يبقى عندها دفع البتة

Ertinya : Sesungguhnya asal dalam agama adalah perlunya rasa ambil berat (protective) atau kecemburuan ( terhadap ahli keluarga) , dan barangsiapa yang tiada perasaan ini maka itulah tanda tiada agama dalam dirinya, kerana perasaan cemburu ini menjaga hati dan menjaga anggota sehingga terjauh dari kejahatan dan perkara keji, tanpanya hati akan mati maka matilah juga sensitiviti anggota ( terhadap perkara haram), sehingga menyebabkan tiadanya kekuatan untuk menolak kejahatan dan menghindarkannya sama sekali.

Dayus adalah dosa besar

Ulama Islam juga bersetuju untuk mengkategorikan dayus ini dalam bab dosa besar, sehingga disebutkan dalam satu athar :

لَعَنَ اللَّهُ الدَّيُّوثَ ( وَاللَّعْنُ مِنْ عَلَامَاتِ الْكَبِيرَةِ فَلِهَذَا وَجَبَ الْفِرَاقُ وَحَرُمَتْ الْعِشْرَةُ)

Ertinya : Allah telah melaknat lelaki dayus ( laknat bermakna ia adalah dosa besar dan kerana itu wajiblah dipisahkan suami itu dari isterinya dan diharamkan bergaul dengannya) (Matalib uli nuha, 5/320 )

Walaupun ia bukanlah satu fatwa yang terpakai secara meluas, tetapi ia cukup untuk menunjukkan betapa tegasnya sebahagian ulama dalam hal kedayusan lelaki ini.

Petikan ini pula menunjukkan lebih dahsyatnya takrifan para ulama tentang erti dayus dan istilah yang hampir dengannya :

والقواد عند العامة السمسار في الزنى

Ertinya : Al-Qawwad ( salah satu istilah yang disama ertikan dengan dayus) di sisi umum ulama adalah broker kepada zina" (Manar as-sabil, 2/340 , rawdhatul tolibin, 8/186 )

Imam Az-Zahabi menerangkan lagi berkenaan perihal dayus dengan katanya :-

الديوث وهو الذي يعلم بالفاحشة في أهله ويسكت ولا يغار وورد أيضا أن من وضع يده على امرأة لا تحل له بشهوة

Ertinya : Dayus, iaitu lelaki yang mengetahui perkara keji dilakukan oleh ahlinya dan ia sekadar senyap dan tiada rasa cemburu ( atau ingin bertindak), dan termasuk juga ertinya adalah sesiapa yang meletakkan tangannya kepada seorang wanita yang tidak halal baginya dengan syahwat" (Al-kabair, 1/45 )

Cemburu Dituntut Islam & Jangan Marah

Ada isteri yang menyalahkan suami kerana terlalu cemburu, benar cemburu buta memang menyusahkan, memang dalam hal suami yang bertanya isteri itu dan ini menyiasat, saya nasihatkan agar isteri janganlah memarahi suami anda yang melakukan tindakan demikian dan jangan juga merasakan kecil hati sambil membuat kesimpulan bahawa suami tidak percaya kepada diri anda. Kerap berlaku, suami akan segera disalah erti sebagai ‘tidak mempunyai kepercayaan' kepada isteri.

Sebenarnya, kita perlu memahami bahawa ia adalah satu tuntutan dalam Islam dan menunjukkan anda sedang memiliki suami yang bertanggungjawab dan sedang subur imannya.

Selain itu, bergembiralah sang suami yang memperolehi isteri solehah kerana suami tidak lagi sukar untuk mengelakkan dirinya dari terjerumus dalam lembah kedayusan. Ini kerana tanpa sebarang campur tangan dan nasihat dari sang suami, isteri sudah pandai menjaga aurat, maruah dan dirinya.

Nabi SAW bersabda :

من سعادة ابن آدم المرأة الصالحة

Ertinya : "Dari tanda kebahagian anak Adam adalah memperolehi wanita solehah ( isteri dan anak)" ( Riwayat Ahmad, no 1445, 1/168 )

Memang amat beruntung, malangnya tidak mudah memperolehi isteri solehah di zaman kehancuran ini, sebagaimana sukarnya mencari suami yang tidak dayus. Sejak dulu, agak banyak juga email dari pelbagai golongan muda kepada saya menyebut tentang keterlanjuran mereka secara 'ringan' dan 'berat', mereka ingin mengetahui cara bertaubat.

'Ringan-ringan' Sebelum Kahwin

Jika seorang bapa mengetahui 'ringan-ringan' anak dan membiarkannya, ia dayus. Ingin saya tegaskan, seorang wanita dan lelaki yang telah 'ringan-ringan' atau 'terlanjur' sebelum kahwin di ketika bercinta, tanpa tawbat yang sangat serius, rumah tangga mereka pasti goyah. Kemungkinan besar apabila telah berumah tangga, si suami atau isteri ini akan terjebak juga dengan 'ringan-ringan' dengan orang lain pula.

Hanya dengan taubat nasuha dapat menghalangkan aktiviti mungkar itu dari melepasi alam rumah tangga mereka. Seterusnya, ia akan merebak pula kepada anak-anak mereka, ini kerana benih 'ringan-ringan' dan 'terlanjur' ini akan terus merebak kepada zuriat mereka. Awas..!!

Dalam hal ini, semua suami dan ayah perlu bertindak bagi mengelakkan diri mereka jatuh dalam dayus. Jagalah zuriat anda.

Suami juga patut sekali sekala menyemak hand phone isteri, beg isteri dan lain-lain untuk memastikan tiada yang diragui. Mungkin ada isteri yang curang ini dapat menyembunyikan dosanya, tetapi sepandai-pandai tupai melompat akhirnya akan tertangkap jua. Saya tahu, pasti akan ada wanita yang kata.

"habis, kami ini tak yah check suami kami ke ustaz?"

Jawabnya, perlu juga, cuma topic saya sekarang ni sedang mencerita tanggung jawab suami. Maka perlulah saya fokus kepada tugas suami dulu ye.

Cemburu seorang suami dan ayah adalah wajib bagi mereka demi menjaga maruah dan kehormatan isteri dan anak-anaknya.

Diriwayatkan bagaimana satu peristiwa di zaman Nabi

قَالَ سَعْدُ بْنُ عُبَادَةَ : لَوْ رَأَيْتُ رَجُلاً مَعَ امْرَأَتِي لَضَرَبْتُهُ بِالسّيْفِ غَيْرُ مُصْفِحٍ عَنْهُ ، فَبَلَغَ ذَلِكَ رَسُولَ اللّهِ صلى الله عليه على آله وسلم فَقَالَ : أَتَعْجَبُونَ مِنْ غَيْرَةِ سَعْدٍ ؟ فَوَ الله لأَنَا أَغْيَرُ مِنْهُ ، وَالله أَغْيَرُ مِنّي ، مِنْ أَجْلِ غَيْرَةِ الله حَرّمَ الْفَوَاحِشَ مَا ظَهَرَ مِنْهَا وَمَا بَطَن.

Ertinya : Berkata Ubadah bin Somit r.a : "Jika aku nampak ada lelaki yang sibuk bersama isteriku, nescaya akan ku pukulnya dengan pedangku", maka disampaikan kepada Nabi akan kata-kata Sa'ad tadi, lalu nabi memberi respond : "Adakah kamu kagum dengan sifat cemburu (untuk agama) yang dipunyai oleh Sa'ad ? , Demi Allah, aku lebih kuat cemburu (ambil endah dan benci demi agama) berbandingnya, malah Allah lebih cemburu dariku, kerana kecemburuan Allah itulah maka diharamkan setiap perkara keji yang ternyata dan tersembunyi.. " ( Riwayat Al-Bukhari & Muslim )

Lihat betapa Allah dan RasulNya inginkan para suami dan ayah mempunyai sifat protective kepada ahli keluarga dari melakukan sebarang perkara keji dan mungkar, khasnya zina.

BILA LELAKI MENJADI DAYUS?

Secara mudahnya cuba kita lihat betapa ramainya lelaki akan menjadi DAYUS apabila :-

1) Membiarkan kecantikan aurat, bentuk tubuh isterinya dinikmati oleh lelaki lain sepanjang waktu pejabat (jika bekerja) atau di luar rumah.

2) Membiarkan isterinya balik lewat dari kerja yang tidak diketahui bersama dengan lelakiapa dan siapa, serta apa yang dibuatnya di pejabat dan siapa yang menghantar.

3) Membiarkan aurat isterinya dan anak perempuannya dewasanya terlihat (terselak kain)semasa menaiki motor atau apa jua kenderaan sepanjang yang menyebabkan aurat terlihat.

4) Membiarkan anak perempuannya ber'dating' dengan tunangnya atau teman lelaki bukan mahramnya.

5) Membiarkan anak perempuan berdua-duaan dengan pasangannya di rumah kononnya ibu bapa 'spoting' yang memahami.

6) Menyuruh, mengarahkan dan berbangga dengan anak perempuan dan isteri memakai pakaian yang seksi di luar rumah.

7) Membiarkan anak perempuannya memasuki akademi fantasia, mentor, gang starz dan lain-lain yang sepertinya sehingga mempamerkan kecantikan kepada jutaan manusia bukan mahram.

8) Membiarkan isterinya atau anaknya menjadi pelakon dan berpelukan dengan lelaki lain, kononnya atas dasar seni dan lakonan semata-mata. Adakah semasa berlakon nafsu seorang lelaki di hilangkan?. Tidak sekali-sekali.

9) Membiarkan isteri kerja dan keluar rumah tanpa menutup aurat dengan sempurna.

10) Membiarkan isteri disentuh anggota tubuhnya oleh lelaki lain tanpa sebab yang diiktiraf oleh Islam seperti menyelematkannya dari lemas dan yang sepertinya.

11) Membiarkan isterinya bersalin dengan dibidani oleh doktor lelaki tanpa terdesak dan keperluan yang tiada pilihan.

12) Membawa isteri dan anak perempuan untuk dirawati oleh doktor lelaki sedangkan wujudnya klinik dan hospital yang mempunyai doktor wanita.

13) Membiarkan isteri pergi kerja menumpang dengan teman lelaki sepejabat tanpa sebarang cemburu.

14) Membiarkan isteri kerap berdua-duan dengan pemandu kereta lelaki tanpa sebarang pemerhatian.

Terlalu banyak lagi jika ingin saya coretkan di sini. Kedayusan ini hanya akan sabit kepada lelaki jika semua maksiat yang dilakukan oleh isteri atau anaknya secara terbuka dan diketahui olehnya, adapun jika berlaku secara sulit, suami tidaklah bertanggungjawab dan tidak sabit 'dayus' kepad dirinya.

Mungkin kita akan berkata dalam hati :-

" Jika demikian, ramainya lelaki dayus di kelilingku"

Lebih penting adalah kita melihat, adakah kita sendiri tergolong dalam salah satu yang disebut tadi.

Awas wahai lelaki beriman..jangan kita termasuk dalam golongan yang berdosa besar ini.

Wahai para isteri dan anak-anak perempuan, jika anda sayangkan suami dan bapa anda, janganlah anda memasukkan mereka dalam kategori DAYUS yang tiada ruang untuk ke syurga Allah SWT.

Sayangilah dirimu dan keluargamu. Jagalah dirimu dan keluargamu dari api neraka.

Akhirnya, wahai para suami dan ayah, pertahankan agama isteri dan keluargamu walau terpaksa bermatian kerananya. Nabi SAW bersabda :

من قتل دون أهله فهو شهيد

Ertinya : "Barangsiapa yang mati dibunuh kerana mempertahankan ahli keluarganya, maka ia adalah mati syahid" ( Riwayat Ahmad , Sohih menurut Syeikh Syuaib Arnout)

Sekian

KITA YANG SEBENARNYA

KITA SEBENARNYA..
lebih gembira menyambut 1hb. Januari daripada 1 Muharram.
KITA SEBENARNYA..
lebih tahu apa itu 14 Februari daripada 12 Rabiulawal.
KITA SEBENARNYA..
lebih membesarkan hari Sabtu dan Ahad daripada hari Jumaat.
KITA SEBENARNYA..
lebih khusyuk mendengar lagu daripada mendengar azan.
KITA SEBENARNYA..
lebih suka lepak, tidur, tengok tv daripada sembahyang.
KITA SEBENARNYA..
lebih tahu nama artis-artis kita daripada nama-nama pujaan.
KITA SEBENARNYA..
lebih suka menyebut helo atau hai daripada Assalamualaikum.
KITA SEBENARNYA..
lebih suka menyanyi daripada berwirid atau bertasbih.
KITA SEBENARNYA..
kita sebenarnya lebih suka memuji manusia daripada Tuhan kita sendiri.
KITA SEBENARNYA..
kita sebenarnya lebih suka membaca majalah daripada buku-buku agama dan al-quran.
KITA SEBENARNYA..
lebih suka pergi ke konsert daripada ceramah agama.
KITA SEBENARNYA..
lebih suka memaki,mengumpat orang daripada mendoakan dan menasihati mereka.
KITA SEBENARNYA..
lebih suka mencarut daripada menyebut MasyaAllah.
KITA SEBENARNYA..
lebih suka kemungkaran daripada berbuat kebaikan.
KITA SEBENARNYA..
lebih bangga dengan kejahilan kita daripada bersyukur dengan keimanan kita.
KITA SEBENARNYA..
lebih cintakan urusan dunia daripada urusan akhirat.
tapi, bila ada orang tanya arah tujuan kita,
kita lebih suka menjawab..
KITA SEBENARNYA..
lebih suka menuju ke syurga daripada neraka..
tapi layakkah kita dengan syurga milik Allah s.w.t?
'yang sesungguhnya, akhirat itulah negeri yang kekal. Barang siapa mengerjakan perbuatan jahat, maka ia tidak akan dibalasi melainkan setimpal dengan perbuatan jahat itu. dan barang siapa yang mengerjakan amalan soleh,baik laki-laki mahupun perempuan, sedang ia dalam keadaan beriman,maka mereka akan masuk syurga,mereka diberi rezeki di dalamnya tanpa dihisab'.
(surah al-mu'min)

I LuV "HUDUD"

Apabila kita memperjuangankan Hukum Islam dilaksanakan di negara ini ada saja suara-suara sumbang yang menentangnya. Sudah banyak negara luar mengiktirafkan Malaysia sebagai Negara Islam. Oleh itu laksanakanlah Hukum Islam yang mulia ini. Sekarang ni banyak sangat berlaku jenayah seperti kecurian, kes rogol, kes bunuh dan banyak kes lagi hendak disenaraikan.

Hanya hukum hudud sahajalah yang terbaik untuk menyelesaikan segala masalah ini. Memberi kesan dan kesedaran kepada masyarakat dan kepada mereka yang berani melanggar undang-undang negara akan dihukum cara Islam.

Aku sungguh sakit hati dan sedih dengan beberapa peristiwa yang berlaku keatas aku dan keluargaku baru-baru ini. Mujurlah aku banyak beristighfar kepada Allah SWT. Ini kisahnya:

Kes Pertama: Kes lelaki hidung belang. Aku berjumpa dengan lelaki tersebut yang menganggu isteri kawan aku ini untuk memberi nasihat dan amaran jangan buat lagi perkara terkutuk ini. Semasa memberi amaran/nasihat kepada si lelaki hidung belang ini, beliau tidak mengaku dan ini membuat aku hilang kesabaran lalu aku bagilah penampar jepun kemukanya 2 atau 3 kali kuat bukan bertujuan mencederakan tetapi sebagai peringatan jangan ganggu isteri orang lagi. Aku ingat dah selesai perkara ini dan apa yang berlaku sebaliknya. Aku dicari polis kerana menamparnya. Lelaki tersebut telah membuat laporan polis kononnya dipukul, nasib baik penampar ku tidak meninggalkan sebarang kesan atau luka. Jika tidak panjang cerita pulak.

Dalam perkara ini “Yang melakukan maksiat dilindungi oleh undang-undang polis dan yang mencegah kemungkaran seperti kami dianggap penjahat”.Terbalik pulak kami yang jadi penyangak akhirnya. Kami diberi amaran oleh polis sekiranya berlaku lagi perkara ini akan dikenakan tindakan undang-undang. Inilah “undang-undang kafir”. Jadi kami diamkan diri dan berserah sahaja kepada Allah SWT dan berdoa jika mereka buat lagi terimalah bala Allah SWT. Cepat atau lambat tunggulah tetapi kalaulah aku buat laporan polis terlebih dahulu sebelum lelaki hidung belang tersebut buat, apa agaknya tindakan pihak polis? Adakah lelaki ini akan ditangkap dan diberi amaran juga kerana menggangu isteri orang! Wallahu alam....

Kes Kedua: Kes motor hilang. Adik Ipar aku baru beli motor baru untuk pergi kerja. Tidak sampai 3 hari dah kena sapu dek sang pencuri. Buatlah laporan polis untuk mendapat insuran nanti. Yang menyedihkannya sampai hati pencuri bedebah ini mencuri menyebabkan dia kehilangan kenderaan untuk mencari nafkah. Kalau hukum hudud dilaksanakan. Tak jadilah perkara ini. Ini menyusahkan orang. Dalam kes ini penyamun yang beroleh kemenangan dan akan mencuri lagi selagi ada peluang nanti. Minta Allah SWT sahaja cabut nyawanya semasa menunggang motor curi itu.

Kes Ketiga: Kes pecah rumah. Aku dijemput untuk satu majlis membaca yasiin minggu lepas. Ingat majlis kenduri aruah! Rupanya sahabat baik ini semasa pergi melawat rumah anaknya di pantai timur, rumahnya dimasuki pencuri. Adalah barang-barang berharga diambil termasuk perkakas letrik tak seberapa pun. Tapi barang yang paling penting sekali komputer riba. Banyak maklumat disimpan didalamnya. Walaupun telah tahu siapa yang mencurinya tetapi tiada bukti yang kukuh bagi pihak polis membuat tangkapan. Semuga sahabat ini mendapat balik barang yang dicuri orang kerana kepada Allah SWT sahaja tempat mengadu.

Wahai kerajaan 1Malaysia. Laksanakan hukum Islam di negara yang indah ini. Ketepikan kepentingan politik masing-masing. Janganlah mempermainkan lagi wahai menteri-menteri akan hukum hudud Allah SWT. Tak takutkah bila mati nanti kamu sebagai pemimpin tidak melaksanakan tanggungjawab. Sementara kamu berkuasa. Gunakanlah kuasa kamu untuk melaksanakan perintah Allah SWT sebelum kamu kehilangannya.

----------------------------------------------------------------------

3 asas penerapan hukum Islam ada di dalam kehidupan umat.

1. Ketaqwaan individu yang mendorongnya untuk terikat kepada hukum syara'
2. Kawalan masyarakat
3. Negara Islam yang menerapkan syariat Islam secara utuh .

Apabila salah satu asas ini telah runtuh maka penerapan syariat dan hukum-hukumnya akan mengalami penyimpangan dan akibatnya Islam sebagai ideologi akan hilang dari muka bumi.

Contohnya :

1. Ketaqwaan individu yang mendorongnya untuk terikat kepada hukum syara'
Masa zaman Rasulullan saw, ada dua orang yang bernama Maiz Al Aslami dan Al Ghamediah yang telah melakukan zina. Walaupun tidak ada seorang pun yang menyaksikannya, tapi mereka sendiri datang bertemu Rasulullah saw minta dijatuhi hukuman kepada mereka. Kenapa mereka sanggup berbuat demikian? sedangkan mereka tahu hukumnya adalah mati kerana dia pernah menikah(muhshan) dan hukumannya direjam hingga meninggal dunia. Belum lagi mereka akan menanggung malu kepada orang ramai. Jawapannya tentu kerana ketaqwaan mereka kepada Allah SWT dan bayangan akhirat mereka yang begitu kuat sehingga merasa malu atau hukuman di dunia hingga mati sekalipun sanggup mereka jalani.

Dengan itu dosa mereka akan diampuni dan di akhirat mereka mendapat jaminan syurga Allah SWT. Inilah natijah daripada ketaqwaan seseorang dan apabila ketaqwaan tersebut masih dimiliki oleh individu, masyarakat dan pemerintah maka hukum syara' pastinya terjamin perlaksanaannya.

2. Kawalan masyarakat
Yang dimaksudkan kawalan individu dan masyarakat ialah setiap individu mesti saling memberi peringatan di antara satu sama lain. Manusia bukanlah malaikat dan bukan juga maksum daripada dosa. Oleh itu manusia memerlukan manusia lain untuk mengawal dirinya.Sesuai dengan Surah Al Ashr : 1-3

"Demi masa, sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian, kecuali orang2 yang beriman dan beramal soleh serta berpesan-pesan dengan kebenaran dan berpesan-pesan denagn kesabaran."

3. Negara Islam yang menerapkan syariat Islam secara utuh .
Adanya negara Islam yang menerapkan seluruh syariat Islam. Islam telah menegaskan kedudukan Khalifah kaum muslimin sebagai ra'in (pengembala) yang bertanggungjawab ke atas ra'iyah (gembala) nya. Apabila ada yang sakit, kelaparan terjadi pergaduhan antara satu gembala dengan gembalanya yang lain dan seterusnya semuanya tanggugjawab pengembala (khalifah). Semuanya wajib diselesaikan denagn baik iaitu dengan menghukumi masing-masing "gembala" tersebut dengan hukum syara'.

Sabda Rasulullah saw:

"Kamu semuanya penanggungjawab ke atas gembalanya. Maka, pemimpin adalah pengembala dan dialah yang selalunya bertanggungjawab ke atas gembalanya." ( HR Ahmad, Bukhari, Muslim, Abu Daud dan At Tirmizi dari Ibnu Umar)

1. HUDUD ialah jenayah berat yang Allah SWT dan Rasul telah sebutkan hukumannya didalam quran dan hadis seperti:


a. Tuduh orang zina tanpa saksi sebat 80 kali
b. Teruna dan dara zina sebat seratus kali
c. Mencuri dipotong tangan

dan lain-lain

2. DIYAT adalah gantirugi yang wajib dibayar oleh seseorang yang melakukan jenayah keatas tubuh badan:


a. Bunuh yang tidak qisas diat 100 ekor unta
b. Membutakan sebelah mata diat 50 ekor unta
c. Mencabut seurat janggut diat 5 ekor unta (sebagai contoh, tepatnya semak semula)

3. TAKZIR ialah hukuman bergantung kepada budi bicara hakim dalam perkara yang bukan qisos,bukan hudud dan bukan diyat


4. QISAS ialah membalas kepada penjenayah dengan bentuk kesalahan yang sama dilakukan keatas orang lain:

a. Bunuh dibalas bunuh (jika cukup syarat. Seandainya tak cukup syarat qisos hendaklah beralih kepada diyat).
b. Potong tangan orang dibalas potong tangan juga.
c. Mencederakan orang lain dengan sengaja dalam bentuk yang boleh dibalas sama, hukumnya ialah boleh diqisos dan boleh beralih kepada diyat, bergantung kepada kehendak mangsa.

4 JENIS MANUSIA DALAM DUNIA

1. Mereka yang tidak ada lidah dan tidak ada hati.
Mereka ini ialah orang-orang yang bertaraf biasa, berotak tumpul dan berjiwa kerdil yang tidak mengenang Allah dan tidak ada kebaikan pada mereka.
Mereka ini ibarat melukut yang ringan, kecuali mereka dilimpahi dengan kasih sayang
Allah dan membimbing hati mereka supaya beriman serta menggerakkan angota-anggota mereka supaya patuh kepada Allah.

Berhati-hatilah supaya kamu jangan termasuk dalam golongan mereka.Janganlah kamu layan mereka dan janganlah kamu bergaul dengan mereka.Merekalah orang-orang yang dimurkai Allah dan penghuni neraka. Kita minta dilindungi Allah dari pengaruh mereka. Sebaliknya kamu hendaklah cuba menjadikan diri kamu sebagai orang yang dilengkapi dengan Ilmu Ketuhanan,Guru kepada yang baik,Pembimbing kepada agama Allah,Penyampai dan pengajak kepada manusia kepada jalan Allah.Berjaga-jagalah jika kamu hendak mempengaruhi mereka supaya mereka patuh kepada Allah dan beri amaran kepada mereka terhadap apa-apa yang memusuhi Allah.

Jika kamu berjuang di jalan Allah untuk mengajak mereka menuju Allah, maka kamu akan jadi pejuang dan pahlawan di jalan Allah dan akan diberi ganjaran seperti yang diberi kepada Nabi-nabi dan Rasul. Nabi Muhammad SAW pernah bersabda kepada Sayyidina Ali;"Jika Allah membimbing seseorang melalui bimbingan kamu kepadaNya, maka itu terlebih baik kepada kamu dari apa-apa sahaja di mana matahari terbit".

2. Mereka yang ada lidah tetapi tidak ada hati.
Mereka bijak bercakap tetapi tidak melakukan seperti yang dicakapkannya.Mereka mengajak manusia menuju Allah tetepi mereka sendiri lari dari Allah. Mereka benci kepada maksiat yang dilakukan oleh orang lain, tetapi mereka sendiri bergelumbang dalam maksiat itu.Mereka menunjuk kepada orang lain yang mereka itu Soleh tetapi mereka sendiri melakukan dosa-dosa yang besar.Bila mereka bersendirian, mereka bertindak selaku harimau yang berpakaian.Inilah orang yang dikatakan kepada Nabi SAW. dengan sabda;

"Yang paling aku takuti dan aku pun takut di kalangan umatku ialah orang alim yang jahat".

Kita berlindung dengan Allah daripada orang alim seperti itu. Oleh itu,larilah dan jauhkan diri kamu dari orang-orang seperti itu. Jika tidak,kamu akan terpengaruh oleh kata-kata manis yang bijak berbicara itu dan api dosanya itu akan membakari kamu dan kekotoran hatinya akan membunuh kamu.

3. Mereka yang mempunyai hati tetapi tidak ada lidah.
Dia adalah seorang yang beriman.Allah telah mendindingkan mereka daripada makhluk dan menggantungkan di keliling mereka dengan tabirNya dan memberi mereka kesedaran tentang cacat cedera diri mereka. Allah menyinari hati mereka dan menyedarkan mereka tentang kejahatan yang timbul oleh kerana mencampuri urusan orang ramai dan kejahatan yang timbul oleh kerana mencampuri orang ramai dan kejahatan kerana bercakap banyak.

Mereka ini tahu bahawa keselamatan itu terletak dalam "DIAM" dan bekhalwat. Nabi SAW. pernah bersabda;

"Barangsiapa yang diam akan mencapai keselamatan". Sabda baginda lagi;

"Sesungguhnya berkhidmat kepada Allah itu terdiri dari sepuluh bahagian, sembilan darinya terletak dalam diam".

Oleh itu mereka dalam golongan jenis ini adalah Wali Allah dalam rahsiaNya, dilindungi dan diberi keselamatan, bijaksana, rakan Allah dan diberkati dengan keredhoan dan segala yang baik akan diberikan kepada mereka. Oleh itu, kamu hendaklah berkawan dengan mereka dan bergaul dengan orang-orang ini dan diberi pertolongan kepada mereka. Jika kamu berbuat demikian, kamu akan dikasihi Allah dan kamu akan dipilih dan dimasukkan dalam golongan mereka yang menjadi Wali Allah dan hamba-hambanya yang Soleh.

4.Mereka yang diajak ke dunia tidak nampak(Alam Ghaib), diberi pakaian kemuliaan seperti dalam sabda Nabi SAW;
Barangsiapa yang belajar dan mengamalkan pelajarannya dan mengajarkan orang yang lain, maka akan diajak ke dunia ghaib dan permuliakan". Orang dalam golongan ini mempunyai ilmu-ilmu Ketuhanan dan tanda-tanda Allah. Hati mereka menjadi gedung ilmu Allah yang amat berharga dan orang itu akan diberi Allah rahsia-rahsia yang tidak diberi kepada orang lain.
Allah telah memilih mereka dan membawa mereka hampir hampir kepadaNya.

Allah akan membimbing mereka dan membawa mereka ke sisiNya. Hati mereka akan dilapangkan untuk menerima rahsia-rahsia ini dan ilmu-ilmu yang tinggi. Allah jadikan mereka itu pelaku dan lakuanNya dan pengajak manusia kepada jalan Allah dan melarang membuat dosa dan maksiat. Jadilah mereka itu "Orang-orang Allah". Mereka mendapat bimbingan yang benar dan yang mengesahkan kebenaran orang lain. Mereka ibarat timbalan Nabi-nabi dan Rasul-rasul Allah. Mereka sentiasa mendapat taufiq dan hidayah dari Allah Yang Maha Agung. Orang yang dalam golongan ini adalah pada peringkat terakhir atau puncak kemanusian dan tidak ada Maqam di atas ini kecuali Kenabian.

Oleh itu hati-hatilah kamu supaya jangan memusuhi dan membantah orang-orang seperti ini dan dengarlah cakap atau nasihat mereka. Oleh itu, keselamatan terletak dalam apa yang dicakapkan oleh mereka dan dalam berdamping dengan mereka, kecuali mereka yang Allah beri kuasa dan pertolongan terhadap hak dan keampunanNya.

Sheikh Abdul Qadir Al-Jailan telah bahagikan manusia itu kepada empat golongan. Sekarang terpulanglah kepada diri kita untuk memeriksa diri sendiri jika kita mempunyai fikiran. Dan selamatkanlah diri kita jika ingin keselamatan. Mudah-mudahan Allah membimbing kita menuju kepada apa yang dikasihiNya dan diredhaiNya, dalam dunia ini dan di akhirat kelak.
Dipetik dari Kitab Futuuhul Ghaib oleh Sheikh Abdul Qadir Al-Jailani.

GUNAKAN LIDAHMU UNTUK KEBAIKAN

Seorang Muslim mesti memelihara lidahnya daripada menuturkan kata-kata yang tidak berfaedah, percakapan kosong, mengumpat keji dan mengadu-domba.

Nabi Muhammad saw memberi banyak ingatan mengenai perkara itu. Antaranya sabda Baginda bermaksud:

"Tidaklah dihumbankan muka manusia ke dalam neraka itu sebagai hasil tuaian (jelek) lidahnya." (Hadis riwayat at-Tirmizi)

Rasulullah juga bersabda bermaksud:

"Bukanlah dia seorang mukmin (jika) dia suka menuduh, suka melaknat, bercakap kotor dan keji." (Hadis riwayatat-Tirmizi).

Pesan Rasulullah lagi bermaksud:

"Sesiapa yang banyak bercakap banyaklah kesalahannya, sesiapa yang banyak kesalahannya banyaklah dosanya dan siapa yang banyak dosanya, api nerakalah paling layak untuk dirinya."(Diriwayatkan oleh Baihaqi).

Imam Nawawi ketika membicarakan hal yang sama berkata:

"Ketahuilah, seseorang mukallaf itu sewajarnya menjaga lidahnya daripada sebarang percakapan kecuali percakapan yang menghasilkan kebaikan.

"Apabila bercakap dan berdiam diri adalah sama saja hasilnya, maka mengikut sunnahnya adalah lebih baik berdiam diri. Hal ini kerana percakapan yang diharuskan mungkin membawa kepada yang haram atau makruh.

"Kejadian demikian telah banyak berlaku, tetapi kebaikan daripadanya adalah jarang."

Rasulullah bersabda bermaksud:

"Sesiapa yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, maka hendaklah dia mengucapkan perkataan yang baik dan kalau tidak, hendaklah diam." (Hadis riwayat Bukhari dan Muslim). Hadis di atas membawa maksud bahawa seseorang yang beriman itu perlu sentiasa mengawasi lidahnya dan apabila berkata hanya kepada perkara yang memberi kebaikan kepada dirinya dan orang lain. Kalau tidak dapat memberi sesuatu yang membawa kebaikan, maka adalah lebih baik berdiam diri saja.

Rasulullah ditanya mengenai kelakuan yang paling banyak memasukkanseseorang ke dalam syurga. Jawab baginda:

"Takwa kepada Allah dan keindahan akhlak." Ketika Baginda ditanya apakah yang paling banyak memasukkan orang ke dalam neraka? Baginda menjawab: "Kejahatan mulut dan kemaluan."

Nabi Muhammad lagi bersabda lagi bermaksud:

"Sesiapa mengawal lidahnya (daripada memperkatakan kehormatan orang), maka Allah akan menutup kecelaannya (hal yang memalukan). Sesiapa yang menahan kemarahannya, Allah akan melindunginya daripada seksa-Nya. Dan sesiapa yang meminta kelonggarannya kepada Allah, maka Allah akan menerima permintaan kelonggarannya." (Hadis riwayat Ibnu Abib-Duanya).

Hadis diriwayatkan oleh Ibnu Abid-Dunya, Rasulullah bermaksud :

"Tidak akan lurus iman seseorang hamba, sehingga lurus pula hatinya, dan tidak akan lurus hatinya sehingga lurus pula lidahnya. Dan seorang hamba tidak akan masuk syurga selagi tetangganya belum aman daripada kejahatannya."

Begitulah pentingnya seseorang itu memelihara lidahnya daripada percakapan yang buruk, keji dan tidak mendatangkan faedah. Allah mengurniakan umatnya dengan sebaik-sebaiknya nikmat. Oleh itu, nikmat lidah yang diberikan, hendaklah digunakan ke jalan yang diredai-Nya.

PANDUAN MENDIDIK ANAK-ANAK

 



Anak adalah anugerah kurniaan Ilahi. Semua orang pun tahu. Tak mudah juga nak dapat anak. Tapi satu perkara lagi yang perlu kita akui adalah mereka adalah ujian buat kita. Kalau kita berkeluarga ramai tapi anak jadi hampeh pun lebih kurang sama macam orang mandul juga, entah lebih teruk bila anak-anak kita menyumbang pulak kepada kerosakan masyarakat.. ,nauzubillah ...

Maka dengan ini disenaraikan di bawah panduan dan nasita mungkin membantu kita mengenalpasti kesalahan kita dalam mendidik anak-anak kita.

1. Kurang berdoa.
Sudah kita solat tak cukup 5 kali sehari. Ambilnya yang wajib sahaja. Dah selesai solat kita tak berdoa langsung. Padahal berdoa adalah melambangkan kita bergantung harapan pada ALLAH kerana adakala usaha sahaja tidak mencukupi. Kita perlu iringkan dengan doa. Juga kena selalu memohon keampuanan dari ALLAH dengan beristighfar.
Dan buat yang mengandung, selalu lah minta maaf dari suami sebab janganlah kita mengandung dalam keadaan berdosa. Suami tu pulak janganlah kedekut sangat nak maafkan isteri..mentang-mentang dia ade kuasa veto, secukup rasa je kalau nak marah...

Disertakan juga di sini ayat dari Al-Quran untuk berdoa khusus untuk anak-anak.

Doa memohon rahmat (Al-Quran Surah Ali `Imran, 3 : 8-9)
3:8. "Wahai Pemelihara kami, janganlah menyimpangkan hati kami setelah
Engkau memberi petunjuk kepada kami, dan berilah kami pengasihan
daripada sisi Engkau; sesungguhnya Engkaulah Yang Pemberi.

3:9. Wahai Pemelihara kami, sesungguhnya Engkau yang mengumpulkan manusia untuk satu hari yang padanya tiada keraguan; sesungguhnya Allah tidak memungkiri janji temu."

Doa memohon zuriat yang baik (Al-Quran Surah Ali `Imran, 3 : 38)
3:38. Kemudian Zakaria berdoa kepada Pemeliharanya, dengan berkata, "Pemeliharaku, berilah aku daripada sisi Engkau satu keturunan yang baik. Sesungguhnya Engkau mendengar doa."

Doa agar anak mengerjakan solat (Al-Quran Surah Ibrahim, 14 : 40-41)
14:40. Wahai Pemeliharaku, buatlah aku seorang yang melakukan solat,
dan daripada keturunanku. Wahai Pemelihara kami, dan terimalah doaku.

14:41. Wahai Pemelihara kami, ampunilah aku dan ibu bapaku, dan
orang-orang mukmin, pada hari apabila perhitungan didirikan.

Doa agar anak patuh kepada ALLAH s.w.t. (Al-Quran Surah Al-Baqarah, 2
: 128)
2:128. Wahai Pemelihara kami, buatlah kami muslim (tunduk patuh) kepada Engkau, dan daripada keturunan kami, umat yang muslim kepada Engkau; dan perlihatkanlah kepada kami peribadatan kami, dan terimalah
taubat kami; sesungguhnya Engkaulah Yang Menerima Taubat, Yang Pengasih

Doa diberi zuriat yang menyejukkan hati (Al-Quran Surah Al-Furqan, 25: 74)
25:74.


Yang berkata, "Wahai Pemelihara kami, berilah kami kegembiraan daripada isteri-isteri kami, dan keturunan kami, dan buatlah kami imam bagi orang-orang yang bertakwa."

Juga bila kita namakan nama anak, biarlah yang baik-baik. Juga doakanlah nama dia tu membawa manfaat buat dia...

2. Banyak menakutkan anak-anak dari memberi semangat kepada mereka.
Dalam kita tak perasan, kita selalau takutkan anak-anak dengan belalang pelesit, tempat gelap, jururawat padahal mereka tak sepatutnya takut dengan benda macam ni. Mungkin kesan dari kita yang suka menakut-nakutkan dia dulu..Sebaik anak perempuan. Kalau anak laki kurang lah nampak gagah dia juga dinyatakan oleh ustaz ni, jangan paksa anak tidur dengan cara yang keras.


3. Tidak tegas dalam mendidik anak.
Mungkin sebab kita tak menjadualkan kegiatan harian mereka. Solat mereka kita tak jaga. Makan mereka berterabur. Jadi kita nak salahkan sesiapa kalau mereka tak berdisiplin. Terkadang masa juga kita hanya fokuskan anak-anak pada satu aktiviti je. Contoh suruh dia baca buku sedangkan dia perlukan juga permainan utk mengembangkan minda dia.

4. Menegur anak secara negatif.
Mentang-mentang la kita ni selalu laser staff kat opis, dan selalu juga kita membelasah pelanggan-pelanggan kita.Tapi tidaklah boleh dipraktikkan perkara ni buat anak-anak. Kerana mereka perlukan teguran yg membina. Juga mereka tak suka jika diri mereka dibandingkan dengan saudara yang lain.

5. Memberi didikan yang tidak seimbang antara jasmani, rohani dan minda.
Ramai diantara kita nak melahirkan anak macam Nadia Amirah, Amalina. Maksud saya dari segi kepandaian la sedangkan mereka perlukan bimbingan dari pelbagai aspek. Bagaimana berhadapan dengan masalah,
berdepan dengan masyarakat dan benda lain.

6. Kurang memberi sentuhan kepada semua anak-anak .

Sedangkan Rasulullah kerap dilihat mendukung cucu-cucunya dan mencium mereka. Ini memang silap besar la dimana Rasulullah telah menunjukkan cara yang jelas tapi kita tidak ikut.

Diriwayatkan oleh Aisyah r.a. :
Pada suatu hari Rasulullah SAW mencium Al-Hassan atau Al-Hussien bin Ali r.a. Ketika itu Aqra' bin Habis At-Tamimiy sedang berada di rumah baginda. Berkata Aqra' : "Ya Rasulullah! Aku mempunyai sepuluh orang
anak, tetapi aku belum pernah mencium seorang pun dari mereka." Rasulullah melihat kepada Aqra' kemudian berkata : "Siapa yang tidak mengasihi tidak akan dikasihi." (Maksud Al-Hadith Riwayat Bukhari dan Muslim)

7. Penampilan diri yang kurang anggun dan kurang kemas.
Kalau dah kita selekeh, lepas itu seksi kat umah, mana boleh salahkan anak kalau dia nak pakai yg macam kita. Tunjukkanlah contoh yang baik kepada mereka, supaya mereka tak terbiasa dengan keadaan yang kita sendrii tak selesa.

8. Susunan rumahtangga yang tidak kemas.

Perkara ini akan menyebabkan mereka biasa dengan keadaan selekeh.

Seterusnya mereka akan jadi malas.

9. Kurang menghidupkan sunnah di rumah seperti memberi salam, makan berjemaah, beribadah bersama-sama, dan sebagainya.
Dalam menjawab salam, lazimkanlah menjawab salam dengan yang lebih baik dari salam yang diberi. Saya rasa pun juga kalau setiap keluarga tak mengamalkan buat sesuatu bersama-sama maka akan hilang
kesepakatan dalam keluarga tu. Saya rasa testimoni tentang berjemaah dalam keluarga memang membuktikan banyak keluarga yg berjaya berbanding dengan satu keluarga yang cukup sekadar bagi belanja kepada anak-anak untuk buat hal sendiri.

10. Tidak menggantungkan rotan di tempat yang mudah dilihat oleh anak-anak.

Dalam Islam, merotan anak dengan tujuan mendidik adalah satu sunnah. Tapi kenalah kawal Janganlah sampai tahap mendera budak. Saya tak pernah lagi la rotan anak-anak tapi di rumah datuk mereka memang ada rotan tergantung dan saya pun taktau rotan tu apa gunanya. Mungkin ada masa boleh kita ugut anak-anak. Mesti tak berani punya buat salah. Tapi kalau asyik bedal pun anak-anak makin jauh juga dari kita , fikirlah ye sebelum melaksanakan amalan merotan.




11. Kurang mendedahkan anak-anak dengan model yang cemerlang seperti para ulama' dan orang-orang yang berhemah tinggi dan berakhlak mulia.
Anak-anak juga patut didedahkan dengan sembahyang jemaah, kuliah agama dan aktiviti-aktiviti yang bersesuaian dengan akhlak Islam. Maklum lah Sekarang ni ada banyak program yang keduniaan sangat. Jom heboh la, Akademi Fantasia lah., Mentor One In a Million. .Konsert merata ceruk ..Tapi sedarkah kita adakah jiwa anak kita terdidik kalau kita menggenggam tangan mereka ke tempat sebegini? Maaflah kepada penganjur... Berkatalah benar walaupun pahit.

12. Bertengkar di depan anak-anak.
Ini akan menyebabkan anak-anak rasa tertekan dan membenci salah seorang dari ibubapanya. Jangan kata bertengkar, kalau nak tegur apa-apa pun biar jangan depan anak-anak. Kadang abah yang marah sebab kesalahan maknya, tiba-tiba anak-anak bencikan abah sebab asyik marah kat mak dia sedangkan mak
dia buat salah bukannya besar pun.

13. Membenarkan orang yang tidak elok sahsiyahnya masuk ke dalam rumah kita, baik dari kalangan sahabat sendiri ataupun sahabat anak-anak.
Kerana ini akan memberikan contoh yang tidak baik kepada anak-anak yang masih membesar. Kalau pun nak bawak masuk, mungkin kita kena bagitau dulu pada anak-anak. Ada masa juga kita nak bawa masuk orang yang berperangai dia pelik ni untuk mendidik orang tu. Biasanya kalau rumah kita memang harmoni, orang yang berperangai pelik juga akan segan utk berkelakuan pelik.

14. Kurang mengawasi rancangan-rancangan yang ditonton samada dari TV ataupun video.

Pengawasan dalam hal ini adalah penting kerana kebanyakan rancangan dari media ini menonjolkan akhlak yang kurang baik seperti pergaulan bebas lelaki dan perempuan, pakaian yang tidak menepati syarak dan perbualan yang boleh merosakkan agama anak-anak. Ada rasanya saya dah cerita sebelum , mertua saya kalau tengok TV mesti bab berita atau forum agama atau apa2 yg berkaitan dengan agama dan mungkin lebih kalau ade siri dokumentari. Kalau tiba kat iklan, dia akan tutup terus TV dan tunggu untuk beberapa ketika sebelum buka TV semula. Juga bila siri ramalan cuaca dalam berita disiarkan, kan ade lagu untuk mengiring?? Masa tu dia akan perlahankan volume. Saya memang hormat habis dengan mertua saya. Bolehkah agaknya saya meniru macam mertua saya.


15. Terlalu bergantung kepada pembantu rumah untuk mendidik anak-anak.
Sebagai ibubapa kitalah yang akan disoal di akhirat kelak akan anak-anak ini. Oleh itu adalah menjadi satu kepentingan kita untuk berusaha memastikan anak-anak terdidik dengan didikan Islam. Anak-anak tak
boleh disalahkan kalau mereka baik dengan pembantu rumah. Berilah mereka lebih banyak masa bersama kita agar mereka akan menyayangi kita selamanya.

TIP UNTUK MEMILIH BAKAL SUAMI

Sebagai seorang gadis apabila mula memikirkan alam dewasa dan ingin menggantungkan nasib dirinya kepada lelaki melalui rumahtangga, hendaklah membuat pemilihan yang teliti. Tetapi ada satu ayat yang pernah aku baca berbunyi begini "Suami yang baik akan memperolehi isteri yang baik juga akhirnya".



Ciri-ciri suami yang perlu dipilih.


1. Yang berkemampuan sebagaimana hadis Nabi Riwayat Ahmad Bukhari dan Muslim dari Abu Hurairah yang bermaksud:

"Wahai pemuda-pemuda; barang siapa diantara kamu bernikah, maka hendaklah ia bernikah, yang demikian itu amat menundukkan pandangan dan amat memelihara kehormatan, tetapi barang siapa yang tidak mampu, maka hendaklah berpuasa kerana puasa itu menahan nafsu."

Mampu yang dimaksudkan, berupaya menyediakan tempat tinggal, saraan hidup yang biasa mengikut suasana sekarang, serta pakaian untuk menutup aurat. Perkara-perkara ini wajib dilaksanakan suami dan kegagalan menyempurnakannya boleh mendatangkan kesan buruk dan mudah berlaku perceraian.

2. Boleh dijadikan sebagai ganti ayah bonda. Sanggup melindungi wanita daripada segala bahaya dan kecelakaan yang menimpa kerana apabila seorang wanita rela dinikahi, bererti ia rela melepaskan dirinya daripada ayah bonda yang selama ini menjadi tempat pergantungan hidup. Kini berpindah kepada lelaki yang bakal menjadi suaminya.

3. Pandai menjaga darjat diri; apabila bercakap dikota dan diamalkan. Selain daripada itu suami yang baik akan sentiasa mengajak isteri ke arah kebaikan, menjauhkan yang mungkar dan mendahului perbuatan itu. Begitu juga isteri yang baik seringkali la mengajak suami kearah kebaikan dan sering mengingatkan kerana ada ketika suami2 ini terlalai.


4. Berkebolehan didalam urusan rumahtangga. Kebolehan memasak, menjahit juga membasuh akan membantu krana lelaki yang biasa membuat kerja begini, tidak akan membebankan isterinya membuat kerja rumah sekiranya isteri tiada kemampuan. Ramai yang berkata kerja ini sepatutnya diatas bahu isteri dan tidak patut sama sekali dibuat oleh suami sekiranya isteri2 ini senantiasa mengingatkan diri bahawa segala kerja2 dibuat utk mendapatkan keredhaan Allah SWT maka buatlah seikhlasnya dan jangan sekali2 mengungkit setiap apa yang telah dilakukan olehnya.

5. Mempunyai penuh kepercayaan kepada perempuan dan tidak mudah bersangka buruk. Biasanya apabila suami bertugas mencari nafkah maka isteri akan menjaga segala amanah harta dan anak di rumah. Sekiranya suami tidak mempunyai kepercayaan kepada isteri, ini bererti suami akan sentiasa menyangka buruk. Begitu juga isteri. Jangan menaruh sebarang syak wasangka yang buruk terhadap suami. kerana syaitan itu amat mengemari dan senantiasa
menghampirkan diri kepada mereka yang berada didalam keadaan syak wasangka untuk menjayakan niat jahatnya.

6. Rajin, berpemikiran luas dan tidak memakan harta perempuan. Lelaki begini adalah ciri-ciri lelaki yang tidak pemalas, inginkan kemajuan serta tidak mengharapkan titik peluh isteri. Allah sangat tidak menyukai manusia yang hanya bertawakal dan menyerah diri tanpa usaha sedangkan kejayaan dicapai melalui usaha.


7. Mudah memaafkan. Sifat ini adalah sebahagian daripada sifat terpuji Rasulullah ketika menegakkan agama Islam. Oleh itu suami bertanggungjawab sepenuhnya kepada isteri dan anak.

8. Datang daripada keturunan orang yang baik-baik lagi rajin beribadah. Seelok-eloknya, mempunyai akhlak dan budi bahasa mulia, berpegangan agama lagi rajin beribadah dan tidak berpenyakit keturunan seperti gila atau penyakit merbahaya yang boleh membawa kepada kesengsaraan hidup. Oleh itu buatlah pilihan dengan tepat dan seadil-adilnya kerana ianya akan menjamin masa hadapan yang bahagia.

KERDILNYA AKU

"Mampukah aku menjadi seperti Siti Khadijah?
agung cintanya kepada Allah dan Rasulullah…
hartanya diperjuangkan ke jalan fisabilillah
penawar hati kekasih Allah
susah dan senang rela bersama...

Dapatkah kudidik jiwa seperti Siti Aishah?
isteri Rasulullah yang bijak
pendorong kesusahan dan penderitaan
tiada sukar untuk dilaksanakan...

Mengalir air mataku
melihat pengorbanan puteri solehah Siti Fatimah
akur dalam setiap perintah
taat dengan ayahnya, yang setia berjuang
tiada memiliki harta dunia
layaklah dia sebagai wanita penghulu syurga...

Ketika aku marah
inginku intip serpihan sabar
dari catatan hidup Siti Sarah...

Tabah jiwaku
setabah umi Nabi Ismail
mengendong bayinya yang masih merah
mencari air penghilang dahaga
diterik padang pasir merak
ditinggalkan suami akur tanpa bantah
pengharapannya hanya pada Allah
itulah wanita Siti Hajar...

Mampukah aku menjadi wanita solehah?
mati dalam keunggulan iman
bersinar indah, harum tersebar
bagai wanginya pusara Masyitah..."

99 LANGKAH MENUJU KESEMPURNAAN IMAN

01. Bersyukur apabila mendapat nikmat.
02. Sabar apabila mendapat kesulitan.
03. Tawakal apabila mempunyai rencana/program.
04. Ikhlas dalam segala amal perbuatan.
05. Jangan membiarkan hati larut dalam kesedihan.
06. Jangan menyesal atas sesuatu kegagalan.
07. Jangan putus asa dalam menghadapi kesulitan.
08. Jangan usil dengan kekayaan orang.
09. Jangan hasad dan iri atas kesuksessan orang.
10. Jangan sombong kalau memperoleh kejayaan.
11. Jangan tamak kepada harta.
12. Jangan terlalu ambitious akan sesuatu kedudukan.
13. Jangan hancur karena kezaliman.
14. Jangan goyah karena fitnah.
15. Jangan berkeinginan terlalu tinggi yang melebihi kemampuan diri.
16. Jangan campuri harta dengan harta yang haram.
17. Jangan sakiti ayah dan ibu.
18. Jangan usir orang yang meminta-minta.
19. Jangan sakiti anak yatim.
20. Jauhkan diri dari dosa-dosa yang besar.
21. Jangan membiasakan diri melakukan dosa-dosa kecil.
22. Banyak berkunjung ke rumah Allah (masjid).
23. Lakukan shalat dengan ikhlas dan khusyu.
24. Lakukan shalat fardhu di awal waktu, berjamaah di masjid.
25. Biasakan shalat malam.
26. Perbanyak dzikir dan do'a kepada Allah.
27. Lakukan puasa wajib dan puasa sunat.
28. Sayangi dan santuni fakir miskin.
29. Jangan ada rasa takut kecuali hanya kepada Allah.
30. Jangan marah berlebih-lebihan.
31. Cintailah seseorang dengan tidak berlebih-lebihan.
32. Bersatulah karena Allah dan berpisahlah karena Allah.
33. Berlatihlah konsentrasi pikiran.
34. Penuhi janji apabila telah diikrarkan dan mintalah maaf apabila karena sesuatu sebab tidak dapat dipenuhi.
35. Jangan mempunyai musuh, kecuali dengan iblis/syaitan.
36. Jangan percaya ramalan manusia.
37. Jangan terlampau takut miskin.
38. Hormatilah setiap orang.
39. Jangan terlampau takut kepada manusia.
40. Jangan sombong, takabur dan besar kepala.
41. Berlakulah adil dalam segala urusan.
42. Biasakan istighfar dan taubat kepada Allah.
44. Hiasi rumah dengan bacaan Al-Quran.
45. Perbanyak silaturrahim.
46. Tutup aurat sesuai dengan petunjuk Islam.
47. Bicaralah secukupnya.
48. Beristeri/bersuami kalau sudah siap segala-galanya.
49. Hargai waktu, disiplin waktu dan manfaatkan waktu.
50. Biasakan hidup bersih, tertib dan teratur.
51. Jauhkan diri dari penyakit-penyakit bathin.
52. Sediakan waktu untuk santai dengan keluarga.
53. Makanlah secukupnya tidak kekurangan dan tidak berlebihan.
54. Hormatilah kepada guru dan ulama.
55. Sering-sering bershalawat kepada nabi.
56. Cintai keluarga Nabi saw.
57. Jangan terlalu banyak hutang.
58. Jangan terlampau mudah berjanji.
59. Selalu ingat akan saat kematian dan sedar bahawa kehidupan dunia adalah kehidupan sementara.
60. Jauhkan diri dari perbuatan-perbuatan yang tidak bermanfaat seperti mengobrol yang tidak berguna.
61. Bergaul lah dengan orang-orang soleh.
62. Sering bangun di penghujung malam, berdoa dan beristighfar.
63. Lakukan ibadah haji dan umrah apabila sudah mampu.
64. Maafkan orang lain yang berbuat salah kepada kita.
65. Jangan dendam dan jangan ada keinginan membalas kejahatan dengan kejahatan lagi.
66. Jangan membenci seseorang karena pahaman dan pendiriannya.
67. Jangan benci kepada orang yang membenci kita.
68. Berlatih untuk berterus terang dalam menentukansesuatu pilihan.
69. Ringankan beban orang lain dan tolonglah mereka yang mendapatkan kesulitan.

70. Jangan melukai hati orang lain.
71. Jangan membiasakan berkata dusta.
72. Berlakulah adil, walaupun kita sendiri akan mendapatkan kerugian.
73. Jagalah amanah dengan penuh tanggung jawab.
74. Laksanakan segala tugas dengan penuh keikhlasan dan kesungguhan.
75. Hormati orang lain yang lebih tua dari kita.
76. Jangan membuka aib orang lain.
77. Lihatlah orang yang lebih miskin daripada kita,lihat pula orang yang lebih berprestasi dari kita.
78. Ambilah pelajaran dari pengalaman orang-orang arif dan bijaksana.
79. Sediakan waktu untuk merenung apa-apa yang sudah dilakukan.
80. Jangan sedih kerana miskin dan jangan sombong kerana kaya.
81. Jadilah manusia yang selalu bermanfaat untuk agama,bangsa dan negara.
82. Kenali kekurangan diri dan kenali pula kelebihan orang lain.
83. Jangan membuat orang lain menderita dan sengsara.
84. Berkatalah yang baik-baik atau tidak berkata apa-apa.
85. Hargai prestasi dan pemberian orang.
86. Jangan habiskan waktu untuk sekedar hiburan dan kesenangan.
87. Akrablah dengan setiap orang, walaupun yang bersangkutan tidak menyenangkan.
88. Sediakan waktu untuk berolahraga yang sesuaidengan norma-norma agama dan kondisi diri kita.
89. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan fisikal atau mental kita menjadi terganggu.
90. Ikutilah nasihat orang-orang yang arif dan bijaksana.
91. Pandai-pandailah untuk melupakan kesalahan orang dan pandai-pandailah untuk melupakan jasa kita.
92. Jangan berbuat sesuatu yang menyebabkan orang lain terganggu dan jangan berkata sesuatu yang dapat menyebabkan orang lain terhina.
93. Jangan cepat percaya kepada berita jelek yang menyangkut teman kitasebelum dipastikan kebenarannya.
94. Jangan menunda-nunda pelaksanaan tugas dan kewajiban.
95. Sambutlah huluran tangan setiap orang dengan penuh keakraban dan keramahan dan tidak berlebihan.
96. Jangan memaksa diri untuk melakukan sesuatu yang diluar kemampuan diri.
97. Waspadalah akan setiap ujian, cubaan, godaan dan tentangan. Jangan lari dari kenyataan kehidupan.
98. Yakinlah bahwa setiap kebajikan akan melahirkan kebaikan dan setiap kejahatan akan melahirkan merusakkan.
99. Jangan sukses di atas penderitaan orang dan jangan kaya dengan memiskinkan orang.





Bagaimana boleh solat berkenaan diterima Allah.. umur dah lanjut macam ni pun solat masih di peringkat sederhana, itu pun kalau boleh di kategorikan begitu.




Secara ringkasnya, sebelum memulakan solat, penceramah mencadangkan kita mengambil 2 minit untuk "menyediakan diri" sebelum menghadap Yang Esa.




2 perkara yg elok dilakukan sebelum berniat untuk solat... sewaktu kita berdiri tegak sebelum lafaz niat:




1. Minit pertama - Membangkitkan rasa KEHAMBAAN dlm diri kita. Kenangkan kembali dosa2 kita, betapa kerdil dan hinanya kita, seolah2 tak layak utk diberi peluang menghadap yg Esa. Pendek kata, kutuk diri sendiri dan menyesallah.

24 PERKARA JANGAN DILAKUKAN

Sesungguhnya didalam hidup kita dikelilingi oleh perkara-perkara yang menyeronokkan. Tetapi itulah sesungguhnya yang mendatangkan keburukan kepada kita.

Di bawah ini terdapat 24 perkara-perkara yang jangan dilakukan yang seharusnya kita ambil iktibar supaya kita dapat memuhasabah diri sendiri. :

01. Jangan sengaja lewatkan solat. Perbuatan ini tidak disukai oleh ALLAH S.W.T.

02. Jangan masuk ke bilik air tanpa memakai alas kaki (selipar). Dikhuatiri terbawa keluar najis dan mengotori seluruh rumah kita.

03. Jangan makan dan minum dalam bekas yang pecah atau sumbing. Makruh kerana ianya merbahayakan.

04. Jangan biarkan pinggan mangkuk yang telah digunakan tidak berbasuh. Makruh dan mewarisi kepapaan.

05. Jangan tidur selepas solat Subuh, nanti rezeki mahal (kerana berpagi-pagi itu membuka pintu berkat).

06. Jangan makan tanpa membaca BISMILLAHHIRRAHMANNIRAHIM dan doa makan. Nanti makanan yang dimakan adalah dari muntah syaitan.

07. Jangan keluar rumah tanpa niat membuat kebajikan atau kebaikan. Takut-takut mati dalam perjalanan.

08. Jangan pakai kasut atau selipar yang berlainan pasangan. Makruh dan mewarisi kepapaan.

09. Jangan biar mata liar diperjalanan. Nanti hati kita gelap diselaputi dosa.

10. Jangan bergaul bebas ditempat kerja. Banyak buruk dari baiknya.

11. Jangan menangguhkan taubat bila berbuat dosa kerana mati boleh datang bila-bila masa.

12. Jangan ego untuk meminta maaf kepada kedua ibubapa dan sesama manusia kalau memang kita bersalah.

13. Jangan mengumpat sesama rakan taulan. Nanti rosak silaturrahim.

14. Jangan lupa bergantung harap hanya kepada ALLAH s.w.t dalam setiap kerja kita. Nanti sombong bila berjaya dan kecewa pula bila gagal.

15. Jangan bakhil untuk bersedekah. Sedekah itu memanjangkan umur dan memurahkan rezeki kita.

16. Jangan banyak ketawa nanti mati jiwa.

17. Jangan biasakan berbohong kerana ia adalah ciri-ciri munafik dan menghilangkan kasih sayang orang kepada kita.

18. Jangan suka menganiaya manusia atau haiwan kerana doa makhluk yang teraniaya cepat dimakbulkan ALLAH S.W.T.

19. Jangan terlalu susah hati dengan urusan dunia. Akhirat itu lebih utama dan kekal selamanya. Carilah kehidupan dunia untuk akhirat.

20. Jangan duduk dalam bilik air terlalu lama kerana disitulah tempat tinggal jin kafir dan syaitan.

21. Jangan merokok dan memasang kemenyan kerana asap itu adalah makan jin.

22. Jangan lupa membaca BISMILLAHIRRAHMANNIRAHAIM dan salam ketika masuk kerumah dikhuatiri jin dan syaitan masuk bersama.

23. Jangan memakai tangkal kerana ALLAH S.W.T. tidak sempurnakan agama seseorang itu jika memakai tangkal ini adalah kerana dikhuatiri kita bergantung kepada tangkal bukan kepadaNYA.

24. Jangan mempertikaikan kenapa ISLAM itu berkata jangan sebab semuanya untuk kebaikan dan sesungguhnya ALLAH S.W.T. itu lebih mengetahui. Yang baik itu adalah dari ALLAH s.w.t dan yang buruk itu dari hambanya juga.

Wallahuallam.

MOTIVASI DIRI

* Kekuatan tidak datang dari kemampuan fizikal, tetapi ianya datang dari semangat yang tidak pernah mengalah


* Orang yang mempunyai kekuatan peribadi ialah orang yang kuat kemahuannya dan sanggup melaksanakan sesuatu dgn tabah dan tekun mengikut prinsip yang dipegangnya.


* Orang yang berjaya dalam hidup adalah orang nampak tujuannya dengan jelas dan menjurus kepadanya tanpa menyimpang.


* Penghalang kepada kejayaan adalah fikiran sendiri, bukannya kecacatan atau kekurangan.


* Tidak ada usaha yang gagal, kegagalan adalah usaha untuk mencapai kemenangan.


* Hidup memerlukan pengorbanan. pengorbanan memerlukan perjuangan. perjuangan memerlukan ketabahan. ketabahan
memerlukan keyakinan. keyakinan pula menentukan kejayaan. kejayaan pula akan menentukan kebahagiaan.


* Cita-cita tanpa usaha ibaratkan mimpi yang indah dan membawa kegagalan dan kekesalan di dlm diri kelak.


* Orang yang benar-benar ingin berjaya akan mula memotivasikan diri sendiri terlebih dhulu, kerana hanya dia
yang memiliki kunci penggerak dirinya.


* Pengiktirafan dan ganjaran datang kepada mereka yang menunjukkan kualiti yang baik dalam usahanya.


* Perbezaan antara orang yang berjaya dengan orang yang gagal terletak pada rohaninya. apa yang dapat
difikirkan menentukan apa yang akan dicapai.


* Kesusahan dan kesulitan adalah laksana musim dingin, basah dan lembab, tidak disukai insan. tetapi sesudah
musim sejuk itulah tumbuh bunga-bunga yang harum dan buah-buahan yang subur.

MENGENAL LELAKI DARI BULAN KELAHIRANNYA 0 comments

Mengenal Lelaki Dari Bulan Kelahirannya
Artikel ini hanya sebagai pengetahuan tapi jangan terlalu percaya ok!!

Muharram
Seorang yang pendiam, sihat pemikirannya. Mungkin akan menjadi bodoh jika tidak mendapat didikan sempurna, walaupun begitu jika dididik dengan baik, dia boleh menjadi cerdik kerana bakat fikiran yang pintar cerdas ada padanya. Dia mempunyai keinginan yang baik dan selalu berada dalam selamat.



Safar
Tabiatnya buruk. Tidak suka mengakui kesalahanya. Ibu bapanya perlu mendidiknya untuk menghilangkan tabiat itu, jika tidak kehidupannya menjadi susah. Walaupunbegitu, sekiranya dia melakukan sesuatu untuk kepentingan dirinya, selalunya ia akan mendatangkan hasil.



RabiulAwal
Perwatakannya baik, mungkin dia akan mendapat pangkat besar, menjadi orang berpengaruh atau kaya tanpa diduga dalam pekerjaan, ramai yang menyenanginya. Sifat negatif dirinya termasuklah kurang sabar, hatinya keras, dan mudah marah.



RabiulAkhir
Perwatakanya jahat. Hatinya tidak tetap. Fikiran dan kemahuannya lemah, buruk nafsunya, kasar wataknya, mudah mengangkat tangannya. Kehidupan menjadi sukar kerana tabiat buruknya. Ibu bapanya menempuh kesukaran dalam mendidiknya.



JamadilAwal
Dia mempunyai tingkat keyakinan diri yang tinggi. Berani dan nekad. Kadangkala melakukan sesuatu yang bodoh atau bahaya. Walau begitu, keberanian dan tekadnya akan menunjukan hasil usahanya, kadangkala menemui kegagalan juga .



JamadilAkhir.
Wataknya berani, dia hormatkan orang lain. Berbagai kepandaian ada padanya. Bila dia tahu dia salah atau keliru, dia mudah mengakuinya, bila dia tahu dia benar, pendirianya keras tidak mahu mengalah. Semasa kecil ibubapanya perlu mendidiknya dengan baik agak terserlah sifat-sifat yang baik itu, kerana jika betul didikannya, masa dewasa ia akan menyenangkan kedua orang tuanya.



Rejab
Semasa kecil dia degil dan nakal. Ibubapanya patut mendidik dengan baik agar dapat menerapkan nilai-nilai yang baik. Ketika dewasa, dia suka bersikap merendahkan diri dan tidak tahu menahu. Ini agak berlainan dari sikapnya semasa kecil bagaimanapun hidupnya selamat dan sentosa .



Syaaban
Perwatakanya baik, hidup selamat rezekinya tidak putus-putus. Waktu kecil mudah mengalah bila bermain dengan kawan-kawan. Kelakuan baik, berbudi bahasa hingga semua orang suka kepadanya. Masa dewasa ia akan berjaya dalam segala dalam kerjayanya dan mudah mendapat rrezeki .



Ramadhan.
Dia baik, pendiam, suka merendahkan diri. Dia tidak angkuh kepada teman yang dikenali. Tidak suka membanggakan dirinya dan kehidupannya lalu selamat.





Syawal.
Perwatakan keras. Hatinya keras. Tidak suka dikalahkan oleh orang lain. Hal ini membahayakan
kehidupannya, oleh itu ibu bapa perlulah mendidiknya dengan betul bagi menghilangkan tabiat buruknya, jika tidak, kehidupanya menjadi susah kerana perangai keras hatinya dan dia selalu bergaduh terutamanya dalam hal mencari rezeki .



Zulkaedah
Perwatakannya pendiam. Banyak perkara baik pada dirinya berubah menjadi buruk. Dia terlalu banyak berfikir, sifat ini akan membuahkan hasil yang baik dalam kehidupannya. Tetapi oleh kerana terlalu banyak berfikir, dia kadangkala menjadi keliru. Seharusnya dia bertindak tanpa terlalu banyak berfikir untuk mendapat hasil yang memuaskan.

Taubat sebelum terlambat.

Taubat sebelum terlambat.

Kami redha permergianmu...wahai khalifah kecil

Kami redha permergianmu...wahai khalifah kecil

Asma Allah